(Taiwan, ROC) Legislator Partai Progresif Demokrat (DPP), Wu Shi-yao (吳思瑤) hari Jumat (4/3) ketika diinterpelasi oleh Perdana Menteri Chang San-cheng menyampaikan, banyak negara yang dengan cara artistik merekam gerakan masyarakatnya, gerakan mahasiswa 18 Maret yang tahun ini akan memasuki tahun ke 2, Wu Shi-yao beranggapan, seharusnya pemerintah membantu instansi perencanaan terkait untuk mengadakan pameran sejarah gerakan mahasiswa 18 Maret.
Wu Shi-yao mengemukakan, banyak anggota peneliti dari Akademia Sinica yang mulai mengumpulkan data dan barang-barang terkait dengan gerakan mahasiswa 18 Maret, meskipun sebagian telah disimpan dalam museum sejarah Tainan, tetapi sehubungan dengan kendala kuritorial sehingga tidak dapat melakukan kegiatan pameran, untuk it Wu berharap Kementerian Kebudayaan dapat turut memberikan bantuan.
Wu Shi-yao mengatakan, “Banyak sekali jubah pengacara dan benda lain yang disimpan di sini, termasuk juga stetoskop dan peralatan medis, bahkan peralatan tulis. Saya sangat berterima kasih pada Akademia Sinica, masyarakat dan anggota peneliti lainnya yang dengan aktif memberikan barang-barang sejarah berharga ini, tetapi sangat disayangkan kuratorial adalah sangat penting, bagaimana benda-benda ini dapat diperlihatkan pada masyarakat nasional, sampai saat ini masih belum ada tanggapan.
Chang San-cheng menyampaikan, kegiatan mahasiswa 18 Maret merupakan sejarah gerakan pemuda, ia meminta Kementerian Kebudayaan dengan sudut pandang sejarah menyelesaikan masalah kebijakan pameran, Chang bahkan berharap pameran sejarah dan budaya ini sebagai pernyataan yang paling penting dari fakta.