History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Upacara Pernikahan Tradisional Suku Paiwan Muncul di Desa MaJia

  • 03 March, 2016
  • Editor
Upacara Pernikahan Tradisional Suku Paiwan Muncul di Desa MaJia
Upacara Pernikahan Tradisional Suku Paiwan Muncul di Desa MaJia

(Taiwan, ROC) - ”Perayaan Pernikahan Austronesian” kegiatan setiap tahun sejak tahun 2006, diselenggarakan secara bergilir pada tiga desa di Wilayah Pegunungan DaWu-Pingtung yaitu Desa MaJia, Desa WuTai dan SanTze untuk melangsungkan tradisi ritual pernikahan suku Paiwan atau Rukai, selama sepuluh tahun ini sudah ratusan pasangan pengantin yang turut, tidak sedikit mereka yang datang dari luar negeri atau suku Han, yang juga menjadi pengantin pria atau pengantin perempuan suku obirigin.

Serangkaian kegiatan ”Perayaan Pernikahan Austronesian” tahun ini akan dimulai tanggal 5 hingga 27 Maret dengan puncak acara pada tanggal 19 Maret di Taman Budaya Suku Aborigin Taiwan Desa MaJia, berupa penyelenggarakan ritual pernikahan tradisional suku Paiwan, dalam upacara megah ini akan ada 10 pasangan pengantin baru, berbagai ritual mulai dari melamar, meminang sampai akad pernikahan suku Paiwan yang semuanya dibawah pimpinan saksi.

Wakil Biro Pariwisata, Chang Yi-cong mengatakan, “Jadi mulai tanggal 19, pagi-pagi, semua akan menyelenggarakan pesta pernikahan, penyelenggaraan ini juga sangat special, karena tahun ini secara khusus menyelenggarakan ritual pernikahan tradisional, mulai dari melamar, meminang dan acara pesta pernikahan, semua diselenggarakan pada hari itu. Semua hadirin dan pengantin dapat memahaminya; mereka yang menyaksikan pesta pernikahan juga dapat mengenal keanekaragaman budaya tradisional pernikahan suku Paiwan.

Chang Yi-cong, penyelenggaraan perayaan pernikahan di mulai pada tanggal 18 malam dengan menggelar malam lagu-lagu cinta, tidak peduli peserta, pengantin, kerabat dan keluarga pengantin maupun wisatawan, selama masa penyelenggaraan kegiatan ini selain dapat menyaksikan budaya tradisional dan inovatif dari suku Aborigin, juga dapat turut dalam perjalanan wisata budaya dan ekologi, menyaksikan keindahan alam pegunungan DaWu, seperti jembatan gantung kaca SanChuan, jembatan cinta kasih, jembatan pasutri, air terjun JingShan dan lain sebagainya. 

Komentar

Terbarumore