(Taiwan, ROC) – Pabrik pembangkit tenaga nuklir(PLTN) pertama diprakirakan akan berhenti operasi pada tanggal 5 Desember 2018, PLTN 2 diprakirakan pada bulan Juli 2019, akan tetapi dikarenakan hingga saat ini masalah penyimpanan masih belum terselesaikan, ada media yang memberitakan, Tai power bermaksud setelah penghentian PLTN 1, akan dirubah menjadi pabrik penyimpanan limbah nuklir skala besar selama 40 tahun.
PM Chang San-cheng pada hari ini(1/3) saat sidang interpelasi mengatakan, solusi limbah nuklir tidak seratus persen terselesaikan, hingga saat ini Taipower masih dalam tahap komunikasi dan penanganan.
PM Chang mengatakan, “hingga saat ini belum ada solusi 100% , Taipower masih dalam tahap rancangan penanganan, di sisi lainnya masih bernegosiasi dengan masyarakat setempat.”
Akan tetapi anggota kaukus partai demokrat progresif(DPP), Huang Kou-shu(黃國書) mengajukan pertanyaan, dalam kasus ini belum ada komunikasi sepenuhnya antara pemerintah setempat dengan warga, akan diibaratkan kotak hitam, meminta kepada pemerintah saat ini untuk segera menghentikan program ini, ditinggalkan agar ditangani oleh pemerintah baru. PM Chang merespon, untuk program ini telah disampaikan kepada pemerintah kota New Taipei.
Menko Jhon Teng juga menyampaikan, program pembangunan penyimpanan limbah nuklir jangka menengah terus berjalan mencakup kajian penting dalam dampak lingkungan, penilaian kelayakan investasi, juga meminta pemerintah kota New Taipei mengajukan ijin pembangunan, di kedepannya akan dibangun tempat pembuangan akhir atau pengolahan luar, segala prosedur terkait akan berjalan dengan seksama.
Menteri energi, Chou Yuan-ching(周源卿) mengatakan, akhir tahun lalu Taipower selain menyampaikan program non-aktif PLTN, awal tahun ini telah menyampaikan kepada pemerintah daerah kota New Taipei, akan meminta pemda untuk memberikan laporan.
Sehubungan dengan program rencana Taipower penyimpanan limbah nuklir akan diletakkan di kota New Taipei, walikota kota New Taipei Eric Chu saat menerima wawancara media menyampaikan, posisi pemda kota New Taipei, semenjak dahulu hingga saat ini tetap menolak penimpanan limbah nuklir di wilayah ini. Ia mengatakan, ini berkaitan dengan keselamatan warga besar Taipei, maka kota New Taipei pasti akan menolak.