(Taiwan, ROC) –Pusat penelitian pengembangan ekonomi Taiwan universitas nasional sentral(RCTED) pada hari ini (1/3) mengumumkan indeks kepercayaan konsumen(CCI) untuk bulan Februari mencatat 82,09 poin, dibandingkan dengan bulan sebelumnya naik 2,00 poin, setelah dalam masa 9 bulan secara berturut-turut menurun, ini merupakan pertama kalinya angka naik. Skala kenaikan menjadi indikator “peluang investasi untuk paruh tahun mendatang”, hal ini meniadakan faktor-faktor ketidakpastian dari pemilu, bursa saham tampak membaik dan memberikan kondisi keyakinan bagi masyarakat.
RCTED pada tanggal 1 Maret mengumumkan CCI bulan Februari menunjuk 82,09 poin, dibandingkan dengan bulan sebelumnya naik 2 poin, setelah terjadi penurunan selama 9 bulan berturut-turut, pertama kali angka kembali naik. 6 indikator mencakup standar harga barang, kesempatan kerja, iklim ekonomi domestik, peluang investasi, kondisi ekonomi keluarga dan peluang produk tahan lama, semuanya mengalami peningkatan.
Skala kenaikan pertama menjadi indikator peluang investasi paruh tahun masa mendatang, mencatat 72,1 poin, dibandingkan dnegan satu bulan sebelumnya skala peningkatan 4,4 poin; kondisi iklim ekonomi domestik paruh tahun mendatang juga mengalami peningkatan 1,65 poin mencatat 73,9 poin.
Direktur RCTED, Wu Dac-hrahn(吳大任) menganalisa, seiring dengan pemilu, pasar saham menghangat, kondisi keyakinan masyarakat memulih. Ia mengatakan, “maka kami dapat melihat bagian tingkat keyakinan terhadap investasi saham, dalam survei kali ini jika diperbandingkan ada skala meningkat, saya pikir bagi masyarakat umum pandangan mereka terhadap iklim ekonomi juga mendapat pengaruh dari pergerakan pasar saham, maka kali ini kinerja saham membaik, juga mendorong kepercayaan masyarakat umum dalam perekonomian.”
Akan tetapi, jika dihitung secara standar, indeks 100 ke bawah menunjuk “relatif pesismis”, 100 ke atas menunjuk “relatif optimis”, dari 6 indikator tersebut hanya indikator kesempatan kerja untuk paruh tahun mendatang menunjuk ke “relatif optimis”, 5 indikator lainnya adalah “relatif pesimis”. Survei ini dilakukan pada tanggal 19~23 Februari, jajak pendapat melalui telepon, pada tingkat kepercayaan 95% dan sampling error + 2,0 poin.