History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Tsai Ing-wen: Pemerintah tidak berencana meninggikan beaya listrik bagi masyarakat umum

  • 29 February, 2016
  • Editor
Tsai Ing-wen: Pemerintah tidak berencana meninggikan beaya listrik bagi masyarakat umum
Presiden terpilih Tsai Ing-wen (kiri dua) mengunjungi pabrik Delta Electronics di Tainan

(Taiwan, ROC) Administrasi pemerintah dibawah kekuasaan Partai Progresif Demokratik (DPP) tidak berencana meninggikan beaya listrik bagi masyarakat umum, tapi bagi pengguna listrik besar seperti kalangan perindustrian, pemerintah akan menghimbau penghematan listrik dan menetapkan beaya rasional melalui revisi undang-undang bersangkutan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Presiden terpilih Republik Tiongkok Tsai Ing-wen (蔡英文) ketika mengunjungi pabrik Delta Electronics dan Kantor Manajemen Taman Sains Taiwan Selatan di Tainan, Taiwan selatan, Senin (29/2).

Tsai Ing-wen mengatakan, “Kami akan menghimbau mereka untuk mengadopsi strategi penghematan listrik dan melaksanakan restriksi listrik mentaati sistem giliran waktu. Ada tiga alasan bagi kami untuk memperkirakan bahwa beaya listrik tidak akan dinaikkan dengan skala besar dalam kurun waktu sepuluh tahun mendatang. Pertama, kalau penghematan listrik bisa dilancarkan, penggunaan listrik akan berkurang. Kedua, beaya energi hijau saat ini masih tinggi, tapi sehubungan dengan kemajuan teknologi, skalanya akan diperluas, dan modalnya pasti akan turun. Ketiga, kami akan merevisi undang-undang perindustrian listrik, berusaha meningkatkan efisiensi operasi perusahaan Taipower agar beaya listrik bisa lebih rasional dan terbuka di masa depan.”

Tsai juga menegaskan, gagasan beaya listrik yang diajukan Partai Progresif Demokratik (DPP) bukan kebijaksanaan final, dan akan direvisi sepantasnya melalui komunikasi bersama kalangan perindustrian.

Jalan bagi transisi sumber energi di Taiwan masih sangat panjang, Tsai menyerukan kerja sama antara pemerintah dan rakyat untuk melancarkannya.

Komentar

Terbarumore