(Taiwan, ROC) Lebih dari 12.000 ekor ayam dan angsa telah dimusnahkan setelah pejabat kesehatan mengkonfirmasi adanya infeksi flu burung di dua peternakan unggas di Taiwan sentral dan selatan.
Direktur Pusat Pengontrolan Penyakit Binatang di Kabupaten Changhua Tung Meng-chih mengutarakan, lebih dari 10.000 ekor ayam di sebuah peternakan unggas di Kota Dacheng dimusnahkan pada hari Minggu (28/2) setelah persentase tinggi dari unggas tersebut dipastikan terinfeksi virus H5N2 Jenis B yang bersifat sangat patogenik.
Ini adalah perjangkitan flu burung kelima di Taiwan tahun ini, dan pertama sejak berawalnya tahun baru imlek pada 8 Februari, kata Tung.
Sementara itu, nasib serupa juga terjadi terhadap 2.443 ekor angsa di sebuah peternakan unggas di Distrik Liuying, Kota Tainan, setelah beberapa ekor angsa yang tewas ditemukan terinfeksi virus yang sama, demikian menurut Lee Chao-chuan, direktur Kantor Kesehatan dan Perlindungan Binatang di kota di Taiwan selatan itu.
Pejabat juga melaksanakan disinfeksi dua peternakan lain yang terletak di area berjarak satu kilometer dari peternakan angsa tadi, dan area tersebut akan dimonitor erat untuk tiga bulan kedepan untuk memastikan flu burung tidak menyebar luas.