(Taiwan, ROC) – Direktorat Jenderal Budget, Akutansi dan Statistik (DGBAS), pada hari Kamis tanggal 25 Februari melansir angka pengangguran di Taiwan saat ini adalah sebesar 3,87% dan hampir sama dengan bulan sebelumnya. Bila dibandingkan dengan tahun lalu untuk periode yang sama, naik 0,16%. Untuk tingkat pengangguran setelah penyesuaian musiman adalah 3,91%, naik 0,03% dibandingkan bulan sebelumnya dan merupakan angka kenaikan selama 3 bulan terakhir secara beruntun.
Satu hal yang harus diperhatikan adalah, bulan Januari adalah masa liburan musim dingin sekolah dan liburan tahun baru imlek yang cukup ramai, tingkat pengangguran dibandingkan bulan Desember tahun lalu naik dari 0,02 hingga 0,08%. Selama 1 dekade ini, hanya pada tahun 2009 yaitu dampak dari Krisis Ekonomi, bulan Januari dibandingkan bulan Desember bertambah 0,28%, sedangkan 2012 karena Krisis Hutang Eropa berada pada titik stabil.
Wakil Kepala Devisi Konsensus, DGBAS Chang Yun-yun menegaskan, tingkat pengangguran bulan Januari terendah kedua dalam 8 tahun terakhir, belum bisa dikatakan bahwa pasar ketenagakerjaan sudah menjadi buruk.
Chang mengatakan, “Kami memperhatikan bahwa tingkat pengangguran sekarang ini tidak seperti masa Krisis Ekonomi yang selama 6 bulan naik berturut-turut, dan saat itu laju kenaikannya mencapai 0,1 hingga 0,44%. Selain itu, tingkat pengangguran bulan Januari masih berada di standar terendah dalam 8 tahun terakhir, sehingga kami beranggapan bahwa pasar ketenagakerjaan tidak bisa dibilang menjadi buruk, untuk kedepannya kami akan terus memonitornya.”
Selain itu, DGBAS juga mengumumkan hasil pendataan pendapatan tetap rata-rata selama 2015 yaitu sebanyak NT$ 38.716, ini adalah angka tertinggi. Dibandingkan tahun 2014 naik 1,33%. Sedangkan pendapatn tidak tetap seperti Bonus Tahunan, Bonus Kinerja dan lembur yaitu NT$ 9.744, dibandingkan tahun sebelumnya naik 7,50%. Setelah ditotalkan maka, rata-rata upah buruh Taiwan NT$ 48.490/bulan, juga tertinggi dalam catatan, dibandingkan tahun sebelumnya (2014) bertambah 2,52%.
Ketika ditanya soal iklim ekonomi yang kurang baik mengapa gaji tetap tinggi? Chang menganalisa, bahwa hal ini disebabkan iklim ekonomi 2014 cukup baik, bonus tahunan dan bonus kinerja diberikan di tahun 2015.
Selain dari pada itu, di tahun 2015 upah rata-rata kaum wanita di Taiwan NT$ 43.709/bulan, sedangkan kaum pria NT$ 52.653/bulan. Perbedaanya, upah bulanan wanita hanya 83,01% kaum pria, ini lebih tinggi dari pada tahun 2014 yaitu 82,55%. Hal ini menunjukan bahwa kesenjangan upah gender di Taiwan semakin mengecil.