History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Potong belanja bantu target pertumbuhan ekonomi

  • 25 February, 2016
  • Editor
Potong belanja bantu target pertumbuhan ekonomi

(RTI/ANTARA) - Pengamat ekonomi, Faisal Basri, menyarankan pemerintah memotong anggaran belanja dalam APBN 2016 untuk membantu mencapai target pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan 5,3 persen.

Adapun total anggaran belanja negara dalam APBN 2016 adalah Rp2.095,7 triliun, meningkat dari APBNP 2015 yaitu Rp1.984,1 triliun.

Karena itu, lanjut dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia ini, BUMN-BUMN harus didorong membiayai dirinya sendiri, di antaranya dengan mengeluarkan surat utang (obligasi) sendiri.

Dia mencontohkan hal ini seperti yang dilakukan PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) yang pernah menerbitkan obligasi senilai Rp9 triliun-Rp10 triliun untuk membiayai proyek pelabuhan.

Pada pertengahan 2016, PT Angkasa Pura II (Persero) atau AP II juga akan menerbitkan obligasi senilai Rp2 triliun untuk membiayai belanja modal perusahaan pada 2016 yang berada di kisaran Rp11 triliun.

Pemerintah, dia menambahkan, pun tidak bisa menggantungkan asa pada pengampunan pajak yang rancangan undang-undangnya masih dibahas di DPR. Sementara terkait target pertumbuhan ekonomi 5,3 persen yang dicanangkan pemerintah, Basri pesimis bisa tercapai. Dengan apa yang telah disampaikannya pun, dia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 2016 maksimal 5,2 persen.

Komentar

Terbarumore