Presiden terpilih Republik Tiongkok Tsai Ing-wen (蔡英文) menegaskan, melindungi kesejahteraan kaum manula tidak hanya tugas penting pemerintah, juga merupakan tanggung jawab bersama setiap orang.
Tsai yang merangkap sebagai ketua Partai Progresif Demokratik (DPP) mengungkapkan hal tersebut ketika menghadiri dan menyampaikan kata sambutan dalam perayaan ulang tahun ke 10 Pusat Kedokteran Manula di Rumah Sakit Umum Veteran Taipei, Senin (22/2).
Tsai mengemukakan, kecepatan menuanya populasi Taiwan lebih tinggi daripada banyak negara modern lain. Sampai 2025, populasi menula berusia 65 tahun ke atas akan mendominasi 20% dari populasi total, membawa Taiwan menjadi salah satu dari beberapa negara manula di dunia.
Untuk itu, tegas Tsai, bagaimana menangani tibanya era masyarakat manula, dan bagaimana menyempurnakan kebijaksanaan melindungi kesejahteraan manula akan menjadi fokus pekerjaan pemerintah di masa depan.
Tsai Ing-wen mengatakan, “Menghadapi tantangan menuanya masyarakat, banyak pekerjaan sudah tidak boleh lagi dtunda. Hal yang harus kita lakukan banyak sekali. Pada masa pemilu, kami mendaftarkan perlindungan kesejahteraan manula sebagai salah satu pekerjaan paling penting bagi pemerintah. Tujuannya, membangun suatu sistem perlindungan kesejahteraan manula di setiap komunitas yang beayanya bisa terjangkau, agar setiap warga berusia lanjut bisa menikmati masa tuanya dengan tenang di lingungan yang akrab.”
Tsai juga berjanji, kebijaksanaan membangun suatu pusat riset kesehatan dan kesejahteraan manula yang diajukan pada masa pemilu pasti akan dilaksanakan setelah inaugurasinya 20 Mei mendatang.