(Taiwan-ROC) – Pameran Buku Internasional Taipei 2016 yang sedang ramai berlangsung di Taipei World Trade Center (WTC) hall 1, menunjukkan survey penerbitan buku Taiwan saat ini. Jumlah total penerbitan buku baru Taiwan pada tahun 2015, menurun sekitar 40 ribu jenis, dan ini menjadi angka terendah selama 10 tahun terakhir, dengan penerbitan jenis buku oleh pemerintah menunjukkan pengurangan yang sangat drastis. Walaupun penerbitan buku elektronik (e-book) mengalami peningkatan, namun tingkat pertumbuhannya belum begitu berarti.
Perpustakaan Pusat Nasional (National Central Library) bersama dengan Yayasan Pameran Buku Taipei, pada tanggal 19 Febuari menggelar “Forum Perpustakaan Pameran Buku Internasional Taipei 2016” di WTC hall 1 dengan mengajukan “Pengembangan Platform Pembaca Internet dan Pembaca Perpustakaan Digital” sebagai tema. Dalam acara tersebut juga mengundang para pelaku industri penerbitan untuk menceritakan gambaran keadaan para pembaca digital saat ini. Selain itu, juga mengundang Dokter Lee Ling-yee (李令儀) dari Institute of Sociology, Academia Sinica, untuk melaporkan keadaan penerbitan buku dan kencenderungan Taiwan pada tahun 2015.
Lee Ling-yee mengatakan, berdasarkan data pelaku industri penerbitan yang mengajukan Angka Standar Buku Internasional (ISBN) kepada Perpustakaan Pusat Nasional menunjukkan, penerbitan jenis buku baru Taiwan mengalami penurunan. Pada tahun kemarin (2015), mengalami penurunan terendah selama 10 tahun terakhir, yaitu 40 ribu jenis buku. Kencenderungan ini tidak jauh berbeda dengan angka statistik dari toko buku elektronik books.com.tw, yang menunjukkan arah dan keadaan penerbitan buku Taiwan saat ini. Lee Ling-yee mengatakan, “Jenis buku baru terbitan tahun 2015 berjumlah 39.717 jenis, menurun 1881 jenis dibanding tahun 2014. Pihak yang mengajukan ISBN juga berkurang 57 penerbit. Jenis buku baru dari tahun 2016 hingga 2014 berada di atas 40 ribu jenis. Namun di tahun sebelumnya, menunjukkan penurunan yang drastis, menurun 40 ribu jenis.”
Penelitian menunjukkan, penurunan jenis buku baru terbanyak adalah terbitan dari pemerintah, kemungkinan berhubungan dengan keterbatasan anggaran pemerintah. Disimpulkan bahwa, dari jenis-jenis buku baru, hanya buku ilmu pengetahuan praktis, sastra anak-anak dan kesenian yang mengalami peningkatan. Jenis buku terjemahan juga masih terus bertambah, menduduki sekitar 23%.
Meskipun saat ini adalah jaman setiap orang memiliki 1 perangkat pintar, sehingga kencenderungan mengarah pada pembaca digital. Namun berdasarkan hasil penelitian, penerbitan buku elektronik baru Taiwan tahun 2015 hanya menduduki sekitar 5,41%, peningkatan tidak sampai 2% dibanding tahun 2014. Hal ini menunjukkan sikap para pelaku industri penerbitan Taiwan yang masih terus mengawasi.