(Taiwan-ROC) Tim yang mengurus serah terima kekuasaan Istana Presiden dan Partai Progresif Demokratik (DPP), hari Jumat (19/2) pagi menyelenggara rapat pertama di Taipei Guest House, Sekjen Istana Presiden, Tseng Yung-chuan, dalam rapat mengemukakan, dalam rapat kedua belah pihak telah mencapai 3 kesepakatan, seperti meminta tim serah terima kekuasaan DPP akan secepatnya membentuk daftar penyerah terima, memberlakukan ketentuan yang relevan dengan tugas transisi istana presiden dan dewan keamanan nasional dan pembahasan dari kedua belah pihak, serta meminta
Tim pengurus serah terima Istana Presiden dan DPP, hari Jumat (19/2) pagi menyelenggarakan rapat pertama, selesai perbincangan tertutup selama 1,5 jam, masing-masing pihak mengelar jumpa pers untuk menjelaskan isi pembicaraan rapat.
Sekjen Istana Presiden, Tseng Yung-chuan mengemukakan, hari ini kedua belah pihak mengadakan tukar pendapat, dan dalam rapat mencapai 3 kesimpulan. Yang pertama, tim serah terima pemerintahan baru telah mengajukan daftar nama yang ditugaskan, meminta tim serah terima dari pemerintah sekarang untuk secepatnya memberikan daftar kontak yang ditugaskan, di kedepannya melalui mereka yang ditugaskan ini akan terus melakukan komunikasi. Ke dua, memberlakukan ketentuan yang relevan dengan tugas transisi istana presiden dan dewan keamanan nasional. Ke tiga, Yuan Eksekutif telah mengajukan program kerja pelaksanaan serah terima 20 Mei, meminta tim serah terima pemerintahan sekarang secepatnya menyediakan amandemen.
Tseng Yung-chuan mengatakan, “Terkait dengan perturakan pendapat secara rinci dan isu-isu terkait kedua belah pihak, Yuan Eksekutif juga akan mengajukan jadwal secara rinci, pihak lawan juga akan memberikan pendapat mereka. Istana presiden dan Dewan Keamanan Nasional juga akan membuat penjelasan lisan, setelah kedua belah pihak secara terperinci dan memberi pendapat masing-masing, dikeluarkanlah 3 kesimpulan.”
Wakil Sekjen Istana Presiden, Siew Xu-cen (蕭旭岑) menekankan, untuk bagian serah terima kekuasaan dan pelayanan serah terima secara umumnya, yang dimaksud dengan serah terima kekuasaan adalah serah terima stempel negara; selain itu istana presiden juga meminta pihak lawan untuk membentuk komite persiapan upacara pengangkatan sumpah jabatan presiden dan wakil presiden period eke 14, juga menyediakan perencanaan secara rinci penyelenggaraan upacara, jamuan makan malam, penerimaan tamu dan lainnya pada tanggal 20 Mei.
Untuk bagian serah terima Dewan Keamanan Nasional, wakil sekjen Dewan Keamanan Nasional, Zhao Ke-da menyampaikan, dalam rapat ia mengajukan kesediaannya pada perwakilan pemerintah penerima dan menjelaskan, terkait dengan serah terima Dewan Keamanan Nasional sejak tahun 2008 hingga sekarang memiliki pengalaman, nantinya dengan penjelasan sederhana satu persatu dikumpulkan menjadi buku, mengenai catatan rincian terkait dan prosedur, semua telah dimasukan dalam program, sudah ada penyelesaian menyeluruh.
Mengenai jadwal waktu rapat berikutnya, Tseng Yung-chuan menyampaikan, hari ini kedua belah pihak belum memutuskan, tetapi karena DPP berjanji akan secepatnya mengajukan rancangan kerja serah terima yuan eksekutif, pada saat itulah akan diselenggarakan rapat pertemuan ke dua.