(Taiwan-ROC) Biro Perdagangan Luar Negeri, Kementerian Perekonomian, menyatakan, menteri ekonomi, Chang Chia-juch tanggal 16 memimpin rombongan menuju ke Qingdao, Daratan Tiongkok, menwakili Republik Tiongkok hadir dalam Pertemuan Menteri Perdagangan (MRT) ke 20 Kerja Sama Ekonomi Asia Pacific (APEC), mengadakan pertukaran pendapat mengenai masalah penting yang dihadapi APEC dengan 20 anggota lainnya
Pertemuan Menteri Perdagangan APEC ke 20 akan berlangsung tanggal 17-18 Mei 2014 di Qingdao, dengan dipimpin oleh Menteri Perdagangan Daratan Tiongkok, Gao Hu-cheng. Topik utama tahun ini adalah “Asia Pacifik Bergandeng Tangan Menciptakan Masa Depan”. Dengan 3 harapan utama dari negara anggota yaitu “mempromosikan kerjasama ekonomi regional secara menyeluruh”, “meningkatkan perkembangan, reformasi dan pertumbuhan ekonomi” serta “memperkuat hubungan komprehensif dan pembangunan infrastruktur”, selain itu juga tetap mempertahankan dan memperdalam hubungan kerjasama antar anggota APEC.
Menteri Perekonomian juga menegaskan, guna meneruskan kelanjutan Organisasi Perdagangan Internasional (WTO) terhadap system perdagangan multilateral, sekaligus juga mempercepat pembahasan Doha Development Agenda (DDA), dalam pertemuan menteri perdagangan tahun ini secara khusus mengundang sekretaris jenderal WTO, Roberto Azevedo untuk hadiri membagikan pengalaman keikutsertaannya dalam “Program Bali”, dan pertukaran pendapat WTO tentang penyelesaian masalah DDA. Diperkirakan pada akhir pertemuan nanti dapat menghasilkan suara bulat yang mendukung WTO dalam system perdagangan multilateral, menegaskan kembali komitmen proteksionisme anti perdagangan dan mengatur program kerja setelah program Bali.
Selain melanjutkan program kerja utama yang dihasilkan dalam pertemuan di Bali tahun lalu seperti Bagan strukturasi perhubungan APEC, terus memperkuat kerja sama di bidang infrastruktur melalui sector publik dan swasta, memperkuat keikutsertaan badan usaha kecil dan menengah serta kaum wanita dalam perekonomian dan lainnya sebagai langkah mempromosikan zona perdagangan bebas Asia Pacific.