History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Keluarga Korban Insiden 28 Februari Menang

  • 17 February, 2016
  • Editor
Keluarga Korban Insiden 28 Februari Menang
Warga Jepang Keisho Aoyama anak dari Esaki Aoyama

(Taiwan, ROC) – Warga Jepang Keisho Aoyama anak dari Esaki Aoyama, menuntut ke pengadilan untuk mendapatkan ganti rugi dari Yayasan Peringatan 228. Rabu ini (17/2) Pengadilan Tinggi Administrasi Taipei memutuskan bahwa Keisho Aoyama berhak mendapatkan ganti rugi sebanyak 6 juta dolar Taiwan atau setara dengan Rp. 240 juta.

        Keisho Aoyama adalah warga negara asing pertama yang berhasil mendapatkan ganti rugi karena keluarganya menjadi salah satu korban insiden 28 Januari (228). Tahun lalu saat datang dan hadir di pengadilan menyampaikan bahwa selagi ibunya masih hidup terus menunggu sang ayah pulang, sekarang ibunda telah kembali kepada yang maha kuasa, berharap pemerintah dapat secepat mungkin mengembalikan kenyataan, sehingga sejarah tidak menjadi sesuatu yang sangat disesalkan.

Saat Keisho Aoyama mengajukan tuntuan mengatakan bahwa ayahnya saat di Taiwan bertemu dengan insiden 28 Februari setelah itu tidak pernah terdengar kabarnya lagi, kemudian diumumkan bahwa telah tewas. Yayasan Peringatan 228 awalnya menyebut ayahnya adalah korban dari insiden 228 akan tetapi karena Kementerian Dalam Negeri merasa bahwa pihak Jepang tidak memberikan ganti rugi kepada korban Jugun Ianfu, namun karena didasari asas kesetaraan antar negara akhirnya memutuskan untuk tetap tidak diberikan.

Namun dalam keputusan pengadilan hari ini menyebutkan bahwa Keisho Aoyama berhak atas ganti rugi itu, Sekretaris Jenderal Asosiasi Pembelaan Hak Asasi Manusia, Qiu Yi-ling (邱伊翎) saat mengetahui hasil keputusan terkait menyampaikan, keadilan tidak seharusnya membedakan warga domestik atau orang asing, ganti rugi adalah permintaan yang paling mendasar, yang paling penting adalah mengklarikasikan kebenaran, sehingga pemerintah mengaku kesalahannya.

Sedangkan Yayasan Peringatan 228 menyampaikan bahwa setelah menerima hasil keputusan pengadilan akan segera membahas di tingkat dewan.

Komentar

Terbarumore