History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

(Gempa Meinong) Ringkasan Runtuhnya Gedung “Wei Guan”

  • 14 February, 2016
  • Editor
(Gempa Meinong) Ringkasan Runtuhnya Gedung “Wei Guan”
(Gempa Meinong) Ringkasan Runtuhnya Gedung “Wei Guan”

        (Taiwan, ROC) – Gempa dahsyat yang terjadi di Selatan Taiwan, tepatnya di kawasan Meinong, Kota Kaoshiung, pada hari Sabtu tanggal 6 Februari pukul 3:57 dini hari, dengan kekuatan 6,4 SR, meruntuhkan gedung perkantoran yang merangkap apartemen tempat tinggal, gedung “Wei Guan” di kota Tainan, telah mengakibatkan total 114 orang meninggal dunia, dan ratusan korban luka berat dan ringan.

        4 gedung yang berada di kawasan no 9, ambruk tepat di atas jalan Yung Da pada tanggal 6 Februari usai gempa terjadi. ambruknya gedung bangunan juga telah menyebabkan terhentinya penyediaan air bersih dan juga putusnya pipa saluran gas untuk kebutuhan sehari-hari terhadap lebih dari 50 ribu warga setempat. Pihak penyelidik kota Tainan juga telah mulai melakukan investigasi terkait runtuhnya gedung bangunan yang disebutkan.

        Pada tanggal 7 Februari, pakar ahli drai Jepang tiba di lokasi bencana, Presiden Ma Ying-jeou juga membatalkan pidato kenegaraan terkait penyambutan malam Tahun Baru Imlek, dan segera bergegas melakukan koordinasi dengan berbagai instansi terkait di Pusat Penanggulangan Bencana (CEOC).

        Walikota Tainan, Lai Ching-de pada tanggal 8 Februari memprediksi terdapat lebih dari ratusan korban jiwa yang terperangkap dalam reruntuhan gedung bangunan “Wei Guan”. Pihak investigasi setempat juga segera menghubungi developer bangunan terkait, Lin Ming-huei, Chang Quei-bao dan Cheng Jin-guei.

        Pada tanggal 9 Februari, Kejaksaan Kota Tainan menyebutkan adanya praktek manipulasi bahan bangunan yang dipergunakan saat pembangunan gedung “Wei Guan”, ke 3 penanggung jawab juga segera ditangkap oleh pihak yang berwajib.

        Pada tanggal 10 Februari, Walikota Lai Ching-de menyatakan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh pihak pemerintah Jepang dalam mengupayakan kebutuhan air bersih dan yang lainnya bagi para korban.

        Pada tanggal 11 Februari, Pemerintah Kota Tainan memberikan bantuan kepada para warga yang menjadi korban akibat runtuhnya gedung “Wei Guan”, dengan mengajukan tuntutan penyitaan sebesar NT$ 30 juta terhadap developer bangunan terkait, Lin Ming-huei, Chang Quei-bao dan Cheng Jin-guei.

        Pengadilan Kota Tainan memutuskan untuk melakukan penyitaan sementara sebesar NT$ 30 juta terhadap developer bangunan terkait, Lin Ming-huei, Chang Quei-bao dan Cheng Jin-guei, pada tanggal 12 Februari.

        Pada tanggal 13 Februari, jasad korban terakhir yang berhasil dikeluarkan dari reruntuhan gedung yang bermarga Hsie, yang tinggal di gedung G5, menjadi akhir dari upaya penyelamatan tragedi runtuhnya gedung “Wei Guan” pasca gempa dahsyat di Selatan Taiwan.

Komentar

Terbarumore