(Taiwan- ROC) Gempa dashyat yang menguncangkan bagian selatan Taiwan hingga mengakibatkan banyak korban, telah memasuki hari ke 8, dalam rapat laporan kerja hari Sabtu (13/2) pagi di Pusat Penanggulangan Bencana menyampaikan, hingga pukul 13,30 tadi, jumlah korban tewas karena ambruknya bangunan “Wei Guan Jin Long”sudah mencapai 113 orang, masih ada 2 orang yang belum diketahui keberadaannya, selain itu dari wilayah Kuiren, Tainan ada 2 orang korban, dengan demikian korban yang tewas akibat gempa dashyat Meinong berjumlah 115 orang, sementara 550 orang lainnya luka-luka.
Badan Perencanaan dan Pembangunan menegaskan, pasca gempa, pemerintah kota Taiwan dan Kaohsiung akan mencanangkan pemeriksaan perkiraan keamana gempa pada seluruh konstruksi bangunan, saat ini di kota Taiwan telah didapati ada 113 kasus bangunan illegal sedangkan di Kaohsiung ada 3 kasus, Badan Perencanaan dan Pembangunan akan melakukan pemantauan dan meminta pemerintah kota Tainan mempercepat pemeriksaan dan segera melakukan perbaikan, memperkuat atau bahkan membongkar bangunan yang bermasalah.
Pada bagian penyediaan air, Kementerian Ekonomi menyampaikan, penempatan saluran air sementara pada pukul 4.30 dini hari sudah diselesaikan dan sudah mulai dilakukan pengisian air, malam hari ini penyediaan air akan kembali normal. Selain itu Kemenko juga menyediakan mobil tank air yang berkeliling memberikan pelayanan air mada masyarakat setempat.
Yuan Eksekutif pada tanggal 17 Februari mendatang akan mengadakan rapat menerima laporan Pusat Penanggulangan Bencana, Perdana Menteri Chang San-cheng besok (14/2) juga akan mengadakan rapat bersama dengan kepala instansi terkait untuk membahas rekonstruksi pasca gempa. Wakil Perdana Menteri, Woody Duh (杜紫軍) meminta masing-masing instansi untuk mempersiapkan segala yang terkait, mempertimbangkan untuk mendahulukan bantuan-bantuan penting yang dibutuhkan pemerintah daerah, dan bantuan apa yang dapat diberikan Badan Perencanaan dan Pembangunan bagi pemerintah daerah.
Sehubungan dengan legislator Partai Progresif Demokrat (DPP) meminta Yuan Eksekutif seharusnya menetapkan peraturan khusus “pembangunan pasca gempa” seperti yang dilakukan saat menghadapi gempa 21 September dan bencana topan Morakot, untuk ini Woody Duh mengemukakan, apakah akan menetapkan peraturan khusus, ini harus mempertimbangkan 2 poin penting yaitu apakah diperlukan penyususnan anggaran khusus dan apakah hukum saat ini sudah cukup memadai untuk rekonstruksi pasca gempa.
Woody Duh mengatakan, “Perlu tidaknya peraturan khusus rekonstruksi, pertama adalah apakah perlu menyusun dana anggaran khusus, apabila dana yang kita miliki untuk rekonstruksi pasca gempa maka tidak memerlukan anggaran khusus, atau keperluan peraturan khusus rekonstruksi pasca gempa tidak terlalu tinggi. kedua yaitu Badan Perencanaan dan Pembangunan akan memperkirakan rekonstruksi pasca gempa, apakah undang-udang bantuan dan pencegahan bencana yang ada saat ini cukup memadai, apabila tidak maka baru perlu menetapkan peraturan rekonstruksi lainnya.
Woody Duh yang juga menginstruksikan wakil komandan Pusat Penanggulangan Gempa yaitu wakil Menteri Dalam Negeri, Chen Chun-jing (陳純敬) untuk menghubungi pemerintah kota Tainan, mendalami pemikiran pemerintah setempat terkait rekonstruksi, dan melaporkan dalam rapat bersama perdana menteri Chang San-cheng besok.