(Taiwan-ROC) Virus Zika merebak di Amerika Tengah, Selatan dan Karibia, Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) di bawah Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan, hari Sabtu (13/2) mengingatkan, ibu mengandung yang baru pulang dari wilayah tersebut, tidak peduli diduga kena atau tidaknya virus Zika ini, setiba di tanah air dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan USG janin bayinya.
CDC menyampaikan, sekitar 80% dari mereka yang terkena virus Zika tidak memperlihatkan gejala, selebihnya mungkin timbul gejala demam, timbul bintik-bintik merah, sakit pada persendian dan gejala-gejala lain seperti gejala demam berdarah ringan, tetapi ini juga lebih jarang terlihat gejalanya. Yang saat ini diprihatinkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) virus Zika yang menyerang ibu mengandung mungkin dapat mengakibatkan pengecilan kepala bayi yang dilahirkan.
CDC membeberkan, sejak merebaknya epidemi virus Zika di Brasil pada bulan Mei tahun lalu, bentuk kepala bayi yang mengalami kelainan pada masa itu lebih banyak 20 kali lipat dari biasanya, hingga kini jumlahnya sudah mencapai 4.700 kasus, meskipun belum ada bukti adanya keterkaitan antara virus Zika dengan Microcephaly (penyakit pengecilan kepala) dan Guillain-Barr é syndrome (GBS) , tetapi WHO menduga adanya hubungan timbal balik.
CDC mengemukakan, jumlah penyakit microcephaly dan GBS tidak menunjukkan peningkatan, saat ini hanya ditemukan 1 kasus tertular virus Zika, untuk itu CDC menghimbau tim medis dan masyarakat untuk tetap waspada.
Sekarang ini sudah ada 35 negara dan kawasan di dunia yang terkena epidemi virus Zika dan kebanyakan berada di wilayah benua Amerika Tengah dan Selatan serta Karibia. CDC menyarankan untuk sementera ini bagi ibu yang tengah mengandung untuk tidak mengunjungi wilayah tersebut, apabila terpaksa harus berkunjung ke sana, sekembalinya ke tanah air segera periksakan kandungan untuk memastikan kesehatan bayi dalam kandungannya.
Bagi masyarakat umum yang baru kembali dari wilayah terjangkit virus Zika, apabila menemukan atau menduga dirinya terkena virus ini, segera memeriksakan diri ke dokter dengan memberikan penjelasan riwayat perjalanan dengan jelas.