(Taiwan-ROC) Karya semi-otobiografi “Pria Yang Takut Ikan” dari kartunis muda asal Taiwan, Lee Long-jie, mengambarkan pengalaman dirinya sendiri, melukiskan seorang pria yang berupaya melawan “fobia pada ikan”. Lee Lung-jie mengatakan, ia telah dihubungi dan diberitahukan bahwa karyanya ini berhasil memenangkan penghargaan karya terbaik dalam Penghargaan Kartun Internasional Jepang ke 9, yang mana penyerahan penghargaan akan diselenggarakan pada akhir bulan Februari mendatang.
“Penghargaan Kartun Internasional Jepang” yang diselenggarakan oleh kementerian luar negeri Jepang, dengan target utama adalah kartunis asing. Lee Lung-jie sebelumnya sempat 3 kali turut dalam kegiatan ini, namun belum pernah masuk dalam nominasi, kali ini karya yang berjudul “Pria Yang Takut Ikan” berhasil muncul sebagai karya terbaik dalam penghargaan kartun internasional Jepang, hal ini membuat Lee merasa sangat senang. Lee Lung-jia dengan karya-karya bergaya humor hitam menerima tidak sedikit penghargaan bahkan sempat mewakili Taiwan berpartisipasi dalam bebeberapa ajang besar Animasi Internasional.
Lee Lung-jie mengatakan, sejak kecil ia takut dengan ikan, ada perasaan fobia terhadap ikan, inspirasi karya “Pria Takut Ikan” berasal dari pengalaman dirinya sendiri, dengan tema sederhana mengambarkan bagaimana seorang pria melawan “fobia terhadap ikan”. Lee Lung-jie mengatakan, “Saya sendiri sejak kecil tidak suka ikan, saya juga tidak makan ikan serta ada perasaan takut dengan ikan, saya sendirilah yang berperan dalam kisah lukisan ini, ia juga berperan sebagai seorang yang takut dengan ikan, ia menjadikan situasi sederhana berkembang menjadi sebuah kisah.
Dalam karya “Pria Takut Ikan” sama sekali tidak ada dialog, murni hanya mengunakan goresan gambar dan warna kontras; selain itu juga tidak sedikit memasukkan kejadian di Taiwan seperti aksi bunga matahari, demo turun ke jalan dan lainnya.
Lee Lung-jie sambil tersenyum menyampaikan, ia menghabiskan waktu hampir 2 tahun untuk menyelesaikan karyanya ini, dengan tujuan seperti yang ia harapkan agar semua orang juga bisa sama sepertinya, bersama-sama menolak makan ikan.