(Taiwan-ROC) Gempa dashyat akhir pekan lalu yang menyerang Taiwan mengakibatkan kerusakan bert di wilayah selatan Taiwan, Perdana Menteri, Chang San-cheng pagi hari Rabu (10/2) setelah mengunjungi para korban bencana di rumah sakit mengumumkan, diperkirakan sore hari nanti akan mengeluarkan pengumuman resmi kepada semua instansi negara bahwa pada hari Senin mendatang yaitu 15 Februari, hari pertama selesai liburan tahun baru Imlek akan menyelenggarakan penaikan bendera setengah tiang sebagai tanda berkabung bagi korban bencana gempa.
Gempa dashyat yang menguncangkan wilayah selatan Taiwan menimbulkan bencana besar, mengakibatkan bangunan 17 lantai “Wei Guan Jing Long” runtuh, dan beberapa bangunan lainnya, memakan banyak korban.
Pihak Pengadilan Tainan, tanggal 9 Februari dengan tuduhan kelalaian kerja yang mengakibatkan banyak korban tewas menahan pengelola pembangunan gedung “Wei Guan Jing Long”, Lin Ming-hui, berserta dua orang arsiteknya, Zheng Jin-gui dan Chang Gui-bao, selama proses pengadilan, ketiga orang ini akan ditahan dalam tahanan.
Perdana Menteri Chang hari Rabu (10/2) setelah melakukan kunjungan ke rumah sakit juga mendatangi wilayah bencana, tempat penampungan korban bencana, tempat tim penanggulangan, memantau pekerjaan penempatan pipa saluran air darurat kemudian juga bersembahyang bagi para korban dan memberikan ucapan dan perhatian bela sungkawa pada keluarga korban.