(Taiwan, ROC) – Batas waktu terbaik 72 jam pertama untuk pemberian pertolongan kepada korban atas runtuhnya gedung “Wei Guan” saat terjadi gempa di Selatan Taiwan telah berlalu. Walikota Tainan William Lai pada hari Selasa tanggal 9 Februari pukul 4 dinihari menyampaikan kini tengah dipertimbangkan kemungkinan penggunaan mesin pengais untuk mencari sisa korban yang belum berhasil ditemukan.
William Lai pada malam sebelumnya mengemukakan penggunaan mesin pengais untuk pemberian pertolongan pada bagian Timur bangunan. Hal tersebut dilakukan saat terdeteksi masih terlihat 2 signal adanya korban yang masih hidup di lantai 16. Namun disayangkan saat pemberian pertolongan diberikan, ke dua warga telah meninggal dunia.
William Lai menjelaskan setelah melakukan pemindahan berbagai penghalang yang berupa tembok atau benda lainnya, kembali terdeteksi masih adanya tanda-tanda korban masih hidup untuk penghuni gedung F lantai 14 dan 16, serta gedung E lantai 12. Untuk sementara waktu penggunaan mesin pengais dihentikan dan tim regu penolong yang mengambil alih pencariaan selanjutnya. Hingga berita ini diturunkan, korban yang berhasil dikeluarkan dari timbunan bangunan roboh sebanyak 107 orang, dan 38 korban yang telah meninggal dunia.
Pengunaan mesin pengais harus dipertimbangkan secara matang, agar tidak menimbulkan malapetaka lain terhadap korban yang berkemungkinan masih hidup dan dalam posisi tertimbun oleh benda atau bangunan yang roboh.