History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Kerusuhan Menimpa Investor Taiwan, Warga Vietnam Di Taiwan Memohon Maaf

  • 15 May, 2014
  • Editor
Kerusuhan Menimpa Investor Taiwan, Warga Vietnam Di Taiwan Memohon Maaf
Warga Taiwan Melontarkan Protes di Kantor Dagang Vietnam

(Taiwan, ROC) Sejumlah mahasiswa yang sedang mengejar karir akademisnya di Taiwan memberikan permohonan maaf melewati sosial media kepada investor Taiwan yang telah menjadi korban kerusuhan yang terjadi di Provinsi Binh-Duong.

   

Bermula dari Pihak Daratan Tiongkok yang mendirikan platform pengeboran minyak lepas pantai di laut cina selatan. Akan tetapi terjadi sengketa kedaulatan antara pihak daratan tiongkok dengan pihak Vietnam.  Mendengar berita ini masyarakat Vietnam naik pitam. Pada tanggal 11 kemarin Selain Kota Hanoi dan 4 kota besar lain telah terjadi demonstrasi dalam skala besar. Aksi demonstrasi masyarakat Vietnam kemudian merambah hingga ke kota Binh-Duong dalam skala yang lebih besar lagi pada tanggal 13 kemarin. 

   

Nguyen Thi Thanh Ha, yang sekarang sudah sudah tinggal di Taiwan selama 9 tahun dan sekarang sedang mengemban karir akademisnya di universitas Cheng-gong fakultas sejarah menuturkan: “Orang-orang Vietnam hanya anti Daratan Tiongkok bukan kepada kaum Tionghoa. Perihal investor Taiwan terkena imbas dikarenakan dari beberapa staff yang tingkat pengetahuannya lebih rendah sukar membedakan antara orang Daratan Tiongkok dengan orang etnis Tionghoa lainnya “penyesalan yang mendalam tentang darinya dan berharap para investor Taiwan yang berada di Vietnam pada saat ini aman sentosa.

Selain itu juga banyak mahasiswa Vietnam di Taiwan melalui jejaring sosial juga menuturkan: “dikarenakan sebagian orang tidak bisa membedakan antara orang Daratan Tiongkok dengan orang Taiwan, sehingga investor Taiwan pun terkena imbas dari peristiwa ini; kami selaku pelajar Vietnam di Taiwan sangat menyesali insiden ini. 

Sejumlah mahasiswa Vietnam di Taiwan juga membuat gambar yang diunggah ke jejaring sosial dengan gambar bendera negara Vietnam dan Taiwan, jabatan tangan dan plat dalam bahasa Inggris “we are Sorry”.

Komentar

Terbarumore