(Taiwan-ROC) - Awal dari aksi tidak puas kepada pemerintah Daratan Tiongkok sekarang menjadi aksi kerusuhan di wilayah industri provinsi Tỉnh Bình Dương. Wakil Menteri Ekonomi Shen Jong-chin (沈榮津) hari ini (14) saat hadir di Komite Perekonomian di Yuan Legislatif menyampaikan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Ekonomi dan Dewan Urusan Peranakan Tionghoa telah mendirikan tim kecil antisipasi kerusuhan anti-Tionghoa di Vietnam.
Wamenko menuturkan, serangan kepada pengusaha Taiwan kebanyakan karena ada papan yang menuliskan huruf Mandarin, sehingga terjadi kesalahpahaman yang dikira pengusaha asal Daratan Tiongkok. Guna memfasilitasi pengusaha Taiwan keluar dari ancaman, pihak Kemenko sudah berkoordinasi dengan jaringan pengusaha Taiwan, ia menyampaikan : Kami melalui jaringan pengusaha Taiwan untuk menggerakan mekanisme antisipasi, juga menghimbau pengusaha, kader dan keluarga Taiwan untuk memperhatikan keamanan. Sampai tadi pagi, seluruh kader perusahaan Taiwan sudah dievakuasi ketempat yang aman.
Mengenai kerugian material, Kemenko saat ini sudah menerima 481 pengaduan, namun nominalnya masih dalam perhitungan dan akan mendiskusikan dengan Direktorat Investasi untuk penyelidikan lebih lanjut.
Selain itu, berdasarkan perkiraan sementara Biro Pariwisata, saat ini baru ada 5 grup yang sudah melaporkan diri, total ada 290 warga negara Republik Tiongkok yang sedang berada di Vietnam, kebanyakan berada di wilayah Utara, Halong Bay dan tidak ada grup di wilayah Selatan.
Biro Pariwisata menyampaikan, provinsi Tỉnh Bình Dương berlokasi di Selatan Vietnam bagian utara kota Hochiminh, bukan tujuan wisata, sehingga sampai berita ini diturunkan tidak ada laporan wisatawan Taiwan yang jadi korban.