History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Presiden Ma Undang Tsai Ying Wen Utus Perwakilan Ke Pulau Taiping

  • 27 January, 2016
  • Editor
Presiden Ma Undang Tsai Ying Wen Utus Perwakilan Ke Pulau Taiping
Juru Bicara Istana Presiden Charles Chen (陳以信)

(Taiwan, ROC) – Juru Bicara Istana Presiden Charles Chen (陳以信) hari ini (27/1) mengumumkan, Presiden Ma Ying-jeou (馬英九) besok akan mengunjungi pulau Taiping dan mengundang presiden terpilih Tsai Ying-wen (蔡英文) untuk mengutus perwakilan ikut dalam kunjungan ini.

Jubir Chen menyampaikan : Apabila kondisi cuaca memungkinkan, besok (28/1) Presiden Ma Ying Jeou akan berkunjung ke Pulau Taiping, Nansha milik negara kita serta mengapresiasi petugas yang tinggal di pulau itu. Kementerian Luar Negeri telah menyampaikan agenda ini secara resmi kepda negara-negara terdekat, Sekretaris Jenderal Istana Presiden Tseng Yung-chuan (曾永權) telah menghubungi Partai DPP, mewakili Presiden Ma mengundang presiden terpilih Tsain Ying-wen untuk mengutus perwakilan ikut serta dalam kunjungan kali ini.

Chen menyampaikan, Pulau Taiping adalah wilayah kekuasaan Republik Tiongkok, Presiden Ma tidak pernah menutup kemungkinan untuk berkunjung kesana, mantan Presiden Chen Shui-bian pada masa jabatannya pernah berkunjung ke pulau itu juga. Dikarenakan kursi pesawat khusus terbatas, sehingga tidak ada media yang ikut, presiden Ma akan membuka jumpa pers setelah kembali ke Taiwan.

Berkaitan dengan kunjungan Presiden Ma Ying-jeou besok (28), Kemlu hari ini kembali menyerukan kedaulatan di Laut Selatan serta menegaskan bahwa Pulau Taiping adalah wilayah kekuasaan Republik Tiongkok, kunjungan ke pulau itu dan mengapresiasi petugas disana adalah sesuatu yang wajar. Menteri Luar Negeri David Lin (林永樂) pagi tadi menyampaikan, beberapa hari ini pihak kita telah menyampaikan hal ini kepada Amerika dan Jepang.

Desember tahun lalu (2015) Presiden berencana berkunjung dan menyerukan kedaulatan di atas pulau itu serta peresmian pelabuhan dan mercu suar namun karena ditentang oleh pihak Amerika sehingga digantikan oleh Menteri Dalam Negeri Chen Wei-jen.

Komentar

Terbarumore