(Taiwan-ROC) – Kepala Kantor Perwakilan Republik Tiongkok di Indonesia (TETO), Chang Liang-jen (張良任), pada tanggal 22 Januari, melakukan kunjungan ke Universitas Hasanuddin, Makasar. Rektro Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Dwia A. Tina Pulubuhu mengatakan, berharap dimasa mendatang dapat melakukan kerjasama dengan Taiwan dibidang pertanian perikanan, pendidikan, pemasaran dan lain-lain.
TETO mengatakan, Chang Liang-jen pada tanggal 22 Januari, bersama-sama dengan para pengusaha Taiwan di Indonesia, General Manager China Airlines di Indonesia, General Manager Eva air di Indonesia dan beberapa rekan TETO, melakukan kunjungan ke Universitas Hasanuddin, Makasar dan disambut dengan hangat oleh Rektor Prof. Dr. Dwia serta Wakil Rektor IV, Prof. Dr. Budu.
Dalam pidato pembukaanya, Chang Liang-jen mengatakan, posisi Makassar yang berada tepat sebagai pusat Indonesia, dalam mendidik SDM dan pengembangan industri, mempunyai peran dan posisi yang sangat penting.
Dalam kunjungan ke Universitas Hasanuddin ini, rombongan kunjungan melakukan diskusi yang sangat mendalam perihal kerjasama dan berharap dapat menjadi percontohan kerjasama untuk membagikan pengalaman Taiwan dalam membantu Indonesia mengembangkan produksi pertanian dan perikanan. Hal ini juga dapat membantu Presiden Indonesia, Jokowi, mencapai target untuk meningkatkan hasil produksi dan memenuhi kebutuhan dalam negeri.
Dwia dan Budu saat memperkenalkan tetang visi misi sekolah serta prospek di masa mendatang, juga menyampaikan, berharap di masa mendatang pihak sekolah dapat melakukan kerjasama dan saling bertukar pikiran dengan Taiwan, dalam hal teknik promosi industri pertanian perikanan serta dapat mendorong kerjasama teknis dan pertukaran antar sekolah.
Chang Liang-jen juga dalam presentasinya menyampaikan, saat ini terdapat sekitar 300 ribu Warga Negara Indonesia (WNI) di Taiwan, termasuk pelajar, Buruh Migran dan nikah asing. Bersamaan dengan itu, Chang Liang-jen mengundang Dwia untuk dapat berkunjung ke Taiwan, agar dapat secara langsung menyaksikan lingkungan perindustrian dan pendidikan di Taiwan untuk mendorong kerjasama dan pertukaran pendidikan Taiwan-Indonesia.