History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Laporan AS: Taiwan Harap AS 10 Tahun Mendatang Menjual Kapal Tempur F-35

  • 21 January, 2016
  • Editor
Laporan AS: Taiwan Harap AS 10 Tahun Mendatang Menjual Kapal Tempur F-35
Laporan AS: Taiwan Harap AS 10 Tahun Mendatang Menjual Kapal Tempur F-35

(Taiwan, ROC) - Sebuah laporan khusus dari wadah pemikir Pentagon di Washington AS mengemukakan, pihak Amerika berkemungkinan melalui Direct Commercial Sale akan menyediakan bantuan tertentu untuk pembuatan kapal selam produksi Taiwan. Di samping itu, Taiwan mengharapkan kemungkinan di masa 10 tahun mendatang adanya persetujuan penjualan kapal perang F-35.

Pusat Studi Internasional dan Strategi (CSIS) mengumumkan laporan yang ditulis oleh cendikiawan senior Michael Green dan Kathleen Hicks mengenai “Rebalancing Asia Pasifik 2025, Kekuatan Tempur, Penyebarluasan dan Kemitraan”, didasari dengan undang-undang otorisasi stabilitas nasional 2015, Pentagon memberikan kuasa untuk memberikan laporan secara khusus.

Dalam laporan bab mengenai Taiwan tertulis, pesawat yang dibeli Taiwan Mirage dan kapal tempur F-5E akan pensiun pada tahun 2020, sebagian pengamat beranggapan, Taiwan memerlukan kapal tempur baru sebagai pertahanan wilayah udara. Laporan menuliskan “Sebenarnya unsur jumlah juga sangat penting”, walaupun Taiwan masih belum mampu mempertahankan teritorial udaranya dan hanya dapat menghalangi gangguan udara dari pihak Daratan Tiongkok.

Laporan menunjukkan, dikarenakan faktor Daratan Tiongkok dan pihak AS yang mempertanyakan kondisi Bandar udara Taiwan serta pesawat tempur apakah mampu menghadapi segala serangan udara, ada kemungkinan pihak AS yang tidak akan menyetujui penjualan pesawat canggih ini.

Dalam laporan tersebut juga mencatat, pihak Taiwan telah menghentikan permintaan untuk pesawat F-16C/D dan berkemungkinan di masa 10 tahun mendatang pihak AS menyetujui menjual pesawat tempur F-35.

Menghadapi pembaharuan dan atau dipensiunkan kapal tempur, dalam laporan menunjukkan, mengusulkan rencana jangka pendek bertujuan untuk membantu Taiwan dalam pembelian pesawat tempur F-16A/B dan jumlah pesawat yang diperbaharui juga ditingkatkan.

Dalam laporan juga menuliskan kapal selam buatan Taiwan, kapal selam merupakan peralatan tradisional guna mencegah serangan musuh, Taiwan berkeinginan untuk membeli juga mengharapkan dapat memproduksi sendiri, dikarenakan negara memerlukan dana besar, mengesampingkan anggaran lainnya, apakah ini ini merupakan alternatif tepat yang masih diperdebatkan, keberhasilan dalam produksi kapal selam buatan Taiwan sendiri untuk pengoperasian secara resmi harus menunggu hingga tahun 2025.

Laporan tertulis, pihak AS berkemungkinan melalui penjualan secara langsung maka dapat membantu beberapa faktor bagi perkembangan pembuatan kapal selam nasional Taiwan.

 

Komentar

Terbarumore