History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Sekjen DPP : Antar Selat Yang Damai Dan Stabil Juga Keuntungan DPP

  • 20 January, 2016
  • Editor
Sekjen DPP : Antar Selat Yang Damai Dan Stabil Juga Keuntungan DPP
Sekretaris Jenderal Partai DPP Joseph Wu (吳釗燮)

(Taiwan, ROC) – Sekretaris Jenderal Partai DPP Joseph Wu (吳釗燮) hari ini (19) menghadiri kegiatan yang diselenggarakan oleh CSIS dan Brookings Institution, dengan tema “Pasca KMT : Membaca Pemilu 2016” menyampaikan arah masa depan pemerintah baru di segi urusan dalam negeri, ekonomi, urusan luar negeri dan hubungan antar selat.

Berkaitan dengan “Konsensus 92” , Sekjen Wu menyampaikan, presiden terpilih Tsai Ying-wen (蔡英文) dalam debat dan pidato visi dan misi politik telah menjelaskan, DPP tidak pernah menyangkal kenyataan pertemuan antar selat 1992, juga menyadari bahwa saat itu kedua belah pihak berusaha untuk saling mengenal lebih dalam sehingga bersama-sama mencari tujuan yang sama dari hubungan yang ada.

Ia menyampaikan “Konsensus 92” adalah kata-kata yang disampaikan oleh KMT di 2000, Tsai Ying-wen berpendapat untuk kembali kepada mengesampingkan perselisihan tentang Pertemuan 1992 yaitu semangat dasar mencari kesamaan dalam perbedaan.

Ia menegaskan, DPP berusaha mencari interksi yang dapat diterima oleh antar selat, menghindari bentrokan serta mencegah kesalahan. Undang-Undang Pengawasan Antar Selat adalah RUU yang harus didahului, ini menunjukan bawah hubungan yang damai dan stabil antar selat juga merupakan keuntungan bagi DPP.

Mengenai perdamaian antar selat, Wu menegaskan, presiden terpilih Tsai Ying-wen saat kampanye mengajukan strategi antar selat melampaui partai biru dan hijau yang damai dan berhati-hati. Mempertahankan kondisi sekarang, dibawah kerangka Konstitusi Republik Tiongkok dan kehendak rakyat Taiwan, diatas landasan interaksi yang ada selama 20 tahun ini mengembangkan hubungan antar selat.

Untuk hubungan luar negeri, Wu menjelaskan, memperbaiki hubungan antar selat tidak akan mengorbankan hubungan internasional sebagai imbalannya, memperluas hubungan internasional juga tidak akan dilakukan dengan kondisi zero-sum. Hubungan Taiwan-Amerika adalah mitra luar negeri yang paling penting bagi DPP, kebijakan yang diambil oleh pemerintah yang baru akan searah dan sesuai dengan harapan, sehingga Taiwan dapat menjadi mitra yang dapat dipercaya dalam strategi global Amerika.

Ia juga menuturkan, pasca pemilu kali ini ada pakar yang membaca bahwa partai KMT memilih Beijing, sehingga kekalahan KMT juga kekalahan Daratan Tiongkok, penjelasan seperti ini tidaklah tepat, karena hubungan antar selat bukanlah isu utama dari pemilu kali ini, sehingga tidak seharusnya mendifinisikan hasil pemilu kali ini.

Bicara soal masa depan, Wu berpendapat, DPP akan mencari dukungan sebanyaknya di Yuan Legislatif, bekerjasama dengan New Power Party (Partai Kekuatan Baru) dan Partai PFP, berkoordinasi dengan setiap partai membahas urusan kasus yang akan dibahas, DPP juga akan merujuk kepada isu tertentu bekerjasama dengan KMT.

Selain itu, DPP juga akan menciptakan perdamaian antara pan biru dan hijau, pemerintah yang baru baru dan lama serta perwakilan dari setiap partai bersama-sama membahas keikutsertaan dalam TPP, RUU Reformasi Dana Pensiun Nasional serta Pengawasan Hubungan Antar Selat serta melakukan reformasi struktur ekonomi.

Komentar

Terbarumore