(Taiwan, ROC) – Lebih dari separuh dari total kongres diduduki oleh partai Demokrat Progresif(DPP), perdana menteri Mao Chih-kuo pada tanggal 18 Januari 2016 mengundurkan diri dari kabinet pemerintahan. Menteri Ekonomi John Teng(鄧振中) mengatakan, setelah pengunduran kabinet, kemenko juga tidak akan mengusulkan kebijakan apapun termasuk pembahasan perjanjian kerjasama perdagangan barang antar selat juga akan ditunda secara menyeluruh. Masyarakat luar mulai memperhatikan pembahasan kerjasama perdagangan barang antar selat untuk putaran ke-13, kapan akan mulai dilaksanakan?
Juru bicara partai Demokrat Progressif(DPP) Yang Chia liang pada hari ini(19/1) saat diwawancarai mengatakan, kongres baru akan segera menjabat, menanti kongres baru untuk segera menduduki posisinya baru dapat mulai meninjau ketentuan pengawasan kerjasama antar selat, kemudian baru akan diputuskan lanjutan pembahasan kerjasama perdagangan barang antar selat.
Yang Chia-liang (楊家俍)mengatakan : “terutama untuk kongres dalam waktu satu minggu lagi akan tiba kongres baru untuk mengambil-alih, kami mengharapkan agar pembahasan kerjasama perdagangan barang antar selat menjunjung tinggi pendapat publik, kami berpandangan setelah dipegang kongres baru, akan menyelesaikan mekanisme pemantauan terkait baru dijalankan pembahasan kerjasama perdagangan barang.”
Media mempertanyakan, mengenai ketentuan pengawasan kerjasama perdagangan barang antar selat apakah dapat diloloskan dalam sidang kongres pertama? Yang Chia-liang mengatakan, menunggu hingga kongres baru menjabat mencakup ketentuan pengawasan kerjasama perdagangan barang antar selat, hukum partai politik dan berbagai aturan penting guna memperlaju komunikasi dan mempercepat penanganan.
Mengenai ada pejabat dari Yuan Eksekutif yang memberikan keluhan bahwa partai DPP tidak membentuk kabinet lebih awal, sebelum pelantikan presiden pada tanggal 20 Mei di mana pemerintah masih belum memutuskan kebijakan penting memberikan kesan sikap pura-pura dan memberikan siksaan.Yang Chia-liang menegaskan, di dalam undang-undang tidak ada ruang kabinet yang dipimpin oleh banyak partai, saat ini tugas pemerintah yang terpenting adalah mematuhi, bertanggung jawab penuh pada tugas dan menjadi kestabilan pemerintah. Ia juga beranggapan mempertahankan kabinet bukan berarti siksaan akan tetapi seorang politikus memiliki etika bertanggung jawab yang menjadi tanda kehormatan baginya.