(Taiwan, ROC) – Dalam pemilihan umum kali ini, partai Kuomintang (KMT) kalah telak, tidak hanya kehilangan kuasa di pusat bahkan di tingkat Yuan Legislatif-pun kehilangan banyak kursi. Tadi malam (16/1) kandidat dari partai KMT Chu Li-luan (朱立倫) saat tiba di Markas Besar partai selain menyapa kepada lebih dari 300 pendukungnnya, ia juga menyampaikan mundur dari posisi ketua partai sebagai tanggung jawab kekalahan dalam pemilu kali ini, ia menegaskan akan terus melakukan reformasi partai dan 4 tahun kedepan akan kembali lagi.
Wajah para pendukung terlihat sedih bahkan ada yang sampai menangis, juga ada pihak yang meminta agar Erick Chu tetap tinggal bahkan juga ada yang menyorakan “Kalah seperti ini, anda masih bisa berkata seperti itu”. Juga ada pendukung senior yang mengatakan, “Jangan mengatakan reformasi lagi, karena reformasi harus sudah dilakukan sejak awal, dari awal memang jangan menggantikan Chu (Hung Hsiu-chu)”
Setelah Erick Chu menyampaikan pidatonya, Tai Po-the (戴伯特) anggota komisi veteran KMT mengambil alih mikrofon mengatakan, Chu tidak boleh berhenti dari ketua partai, reformasi KMT baru mulai Januari ini, reformasi harus ada pemimpin yang tepat dan potensial. Seruan ini mendapat sambutan yang meriah dari penonton, namun hal itu tidak direspon oleh Erick Chu.