(Taiwan, ROC) – Pemilihan umum Presiden dan Wakil Presiden yang ke 14 dan pemilihan umum anggota legislator yang ke 9, akan digelar serentak pada hari Sabtu tanggal 16 Januari mendatang. Pihak Direktorat Jendral Kepolisian Nasional atau NPA, pada hari Kamis tanggal 14 Januari menggelar jumpa pers berkenaan dengan masalah tugas keamanan nasional yang dilakukan saat ini.
Sehubungan dengan kandidat Presiden dari partai DPP, Tsai Ing-wen pada malam sebelumnya, saat mengikuti kegiatan kampanye pemilu di kawasan Taichung, tersebar isu ancaman yang masuk ke pihak NPA, sehingga pihak kepolisian meminta Tsia Ing-wen untuk mengenakan rompi anti peluru saat berada dalam lokasi kegiatan kampanye. Chen Kuo-en menyebutkan bahwa pihaknya telah memiliki serangkaian informasi terkait yang tersebasr di berbagai sosial media. Namun usai penyelidikan, semua isu yang tersebar adalah fiktif belaka.
Chen Kuo-en mengatakan, “Ada bebarapa isu yang tersebar di dunia internet, dan kami telah melakukan penyelidikan lebih lanjut, namun semua itu tidak benar. Kami tentu akan mengumpulkan lebih banyak bukti dan memperkuat jaringan keamanan. Pihak kepolisian juga akan menjamin keamanan semua peserta. Untuk itu kami turut menghimbau, semua pihak dapat mengenakan rompi anti peluru, menghindari cara masuk ke arena dengan jalur pintu yang besar, tetapi boleh memilih celah ruang yang lebih kecil untuk masuk ke dalam ajang kegiatan. Dengan demikian, pihak keamanan juga tidak perlu harus berbaur di dalam kerumunan masyarakat, menghindari pertikaian dan kejadian yang tidak diinginkan.”
Chen Kuo-en menyebutkan bahwa pihak kepolisian sejak masa kampanye diberlakukan mulai dari tanggal 18 Desember lalu, telah mulai menjalankan tugas pengamanan, dengan memadukan sistim M-Police, memasang kamera pengaman di sekitar jalan penting dan mengamankan jalannya acara kampanye, termasuk kampanye di tempat atau yang menggunakan aksi turun ke jalan.
Chen Kuo-en menjelaskan bahwa beberapa hari terakhir ini merupakan masa yang sangat sensitive menjelang akan digelarnya pemilu, termasuk akan digelarnya 5 kegiatan berskala besar yang juga merupakan rangkaian kegiatan kampanye di hari terakhir sebelum pemberian suara. Adapun lokasinya terdiri dari 2 di kota Taipei, 2 di New Taipei City, dan 1 di Taichung. Selain itu, kandidat dari partai KMT, Eric Chu akan menggelar malam kampanye terakhir di stasion olahraga Panchiao, sementara Tsai Ing-wen dari partai DPP akan mengambil tempat di alun-alun depan Istana Kepresidenan di jalan Katagelan.
Chen menegaskan bahwa semua aparatnya telah siap sedia menjalankan tugas pengamanan, dan tidak akan membiarkan kejadian berujung huru-hara terjadi selama masa kampanye.
Pada hari pemberian suara yakni Sabtu tanggal 16 Januari, lokasi pemberian suara akan dilakukan di 15.582 titik lokasi, dan pihak NPA akan menurunkan sebanyak 40 ribu personilnya dalam mengamankan jalannya pesta demokrasi di Taiwan.