(Taiwan, ROC) – Hari pemberian suara untuk pemilu akan segera dilaksanakan. Beberapa tokoh penting dalam partai KMT, pada hari kamis tanggal 14 Januari berkumpul bersama dan bersatu padu menarik masyarakat untuk dapat memberikan suaranya kepada partai KMT. Ma Ying-jeou, Wu Po-hsiung, Lian Chan dan ketua Yuan Legislatif, Wang Jin-pyng, bersama dengan ketua pelaksana tim sukses pemilu Eric Chu, Jason Hu, tampak bersama-sama meminta masyarakat untuk dapat memberikan suara pilihannya kepada partai dan kandidat yang diusung oleh KMT.
Ketua Yuan Legislatif, Wang Jin-pyng menjelaskan bahwa kandidat presiden yang diusung oleh partai KMT, Eric Chu, akan melakukan sebuah reformasi baru dalam kepemerintahan, dengan mengusung program kesejahteraan bagi masyarakat umum. Wang juga memastikan hanya Eric Chu yang mampu memberikan kestabilan perdamaian dan keamanan di kawasan.
Wang Jin-pyng mengatakan, “Ada yang mengajukan usul mengganti tiga ekor babi dengan satu truk babi asal Amerika, saya percaya tidak akan ada pihak yang dapat menerimanya.”
Presiden Ma Ying-jeou menyampaikan bahwa 16 tahun silam saat terjadinya pergantian partai berkuasa, mantan presiden Chen Shui-bian yang terpilih saat itu juga pernah mengatakan akan melanggengkan hubungan antar selat, dan mengajukan program “4 Tidak dan 1 Tanpa”, namun hasil kenyataan di lapangan adalah tidak diwujudkan. Untuk itu, jika masyarakat tidak memberikan suara dukungannya kepada partai KMT, maka masa depan Taiwan akan dipenuhi dengan ketidakpastian. Hanya dengan memberikan suara dukungannya kepada partai KMT, baru dapat menentramkan kehidupan sosial masyarakat.
Presiden Ma mengatakan, “Walaupun saat pengajuan kandidat untuk presiden dan anggota legislator lintas wilayah dari partai kita, tidak dapat memenuhi hasrat setiap orang, tetapi di saat seperti ini, kita semua harus bersatu padu, mengumpulkan semua surat suara, sehingga kita dapat memenangkan pertarungan kali ini.”
Mantan Ketua Umum Partai KMT, Wu Po-hsiung meminta kepada seluruh masyarakat untuk dapat berpikir dengan kepala dingin, dan harus disesuaikan dengan kebutuhan generasi yang akan datang. Sementara itu, Mantan Ketua Umum Partai KMT, Lien Chan, meminta seluruh masyarakat dapat bersatu padu, jika tidak maka Taiwan akan kembali masuk ke dalam masa suram seperti yang pernah dirasakan sebelumnya saat partai DPP duduk di kursi kepemimpinan. Selain itu dengan berubahnya partai berkuasa, maka Republik Tiongkok serta masyarakat Tionghwa sendiri juga akan dapat turut mengalami perubahan yang besar.