(RTI/ANTARA) - Wakil Kepala Polri Komisaris Jenderal Budi Gunawan mengatakan jumlah korban ledakan di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis, sebanyak 16 orang.
Di antara korban tewas ada empat pelaku teror. Selain itu ada tujuh warga yang menjadi korban, dua di antaranya meninggal dunia. "Dari tujuh orang tersebut, ada dua warga negara asing," katanya.
Sementara dari pihak kepolisian ada lima polisi yang terluka berat. Polisi yang terluka adalah polisi yang berjaga di Pol Polisi Sarinah dan yang menembak pelaku teror.
Budi menjelaskan peristiwa itu diawali dengan peledakan bom lempar di dekat kedai Starbucks yang di gedung Skyline.
Setelah itu ada satu kelompok orang menyerang Pos Polisi di perempatan jalan dekat Sarinah. "Dengan melakukan bom bunuh diri," katanya. Dua pelaku peristiwa bom bunuh diri tersebut, menurut Budi Gunawan, tewas di tempat.
Anggota Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya dengan bantuan tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri lalu mengejar pelaku dan berhasil menembak dua pelaku hingga tewas.
Selain Budi Gunawan, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan dan Kepala Badan Intelijen Negara Sutiyoso juga mendatangi lokasi kejadian.
Ratusan aparat kepolisian dan sejumlah panser Anoa serta Barracuda disiagakan di lokasi kejadian.