(Taiwan, ROC) – Mendekati pilpres 2016, salah satu media cetak di Taiwan memberitakan bahwa Presiden Ma Ying-jeou khawatir pasca pemilu nanti partai akan terpecah belah, sehingga memutuskan untuk kembali menjabat sebagai ketua partai. Bahkan Ma telah meminta dukungan dari Terry Kuo (pemimpin grup Foxconn) dan ketua Yuan Legislatif Wang Jin-pyng. Bahkan sebelum 20 Mei waktu inagurasi akan ikut serta dalam pemilihan ketua partai, sebagai kesempatan untuk tetap berpengaruh di panggung politik.
Menanggapi pemberitaan ini, Juru Bicara Istana Presiden Chen Yi-hsin (陳以信) menepis : Kenyataannya adalah dalam peraturan partai KMT tidak ada aturan soal kembali menjabat, presiden Ma secara pribadi juga tidak ada niat untuk kembali menjabat. Saat menjawab pertanyaan dari media di Sun Moon Lake, Nantou malam tanggal 24 November tahun lalu, sudah menyangkal hal ini secara terbuka, diminta agar publik tidak menerka dan menyerbarkan sesuatu yang tidak benar adanya.
Media juga bahkan menyebutkan bahwa wapres Wu Den-yih, Wakil Ketua Yuan Legislatif Hung Hsiu-chu serta Wakil Ketua Partai KMT Hao Lung-pin juga akan ikut dalam pemilihan ketua partai KMT tahun ini.