(Taiwan, ROC) – Menteri Luar Negeri (Menlu) David Lin Yung-lo (林永樂) tanggal 12 Januari yang lalu berangkat ke negara sahabat Republik Tiongkok di Amerika Tengah yaitu Republik Guatemala, mewakili Presidee Ma Ying-jeou (馬英九) sebagai utusan khusus untuk mengadiri upacara inagurasi Presiden Guatemala yang baru, Jimmy Morales tanggal 14 Januari 2016.
Dalam pers rilis Kemlu (MOFA) disampaikan, hasil pemilihan umum Guatemala tanggal 26 Oktober 2015, pasangan kandidat dari Partai FCN (Frente de Convergencia Nacional) Jimmy Morales dan Jafeth Cabrera Franco terpilih menjadi presiden dan wapres dengan memenangkan 67,43% suara.
Utusan Khusus Presiden Ma yaitu Menlu David Lin akan menghadiri upacara inagurasi yang diselenggarakan tanggal 14 Januari dan delegasi akan kembali ke Taiwan tanggal 18 Januari.
Selain membawa tugas untuk menyampaikan ucapan selamat dari Presiden Ma, Menlu akan melakukan kunjungan resmi dengan pejabat dan menteri terkait untuk saling bertukar pikiran dan mempererat hubungan kedua negara.
Disampaikan pula, bahwa hubungan diplomatik antar kedua negara sudah terjalin sejak 1933 dan sampai saat ini sudah memasuki tahun ke-80, kemitraan yang sangat erat dan interaksi di tingkat tinggi juga cukup baik. Kerjasama yang terjalin oleh kedua negara dalam bantuan kemanusiaan adalah berpegang teguh kepada prinsip “Tujuan yang jelas, prosedur yang resmi dan pelaksanaan yang efisien” , sampai saat ini sudah membuahkan hasil yang memuaskan dan mendapat apresiasi yang tinggi dari berbagai pihak.
Selama bertahun-tahun, Guatemala selalu mendukung Republik Tiongkok dapat memperluas peran di dunia internaisonal termasuk ikut serta dalam WHO, ICAO, UNFCCC dan lain sebagainya, untuk kedepannya kedua belah pihak akan terus melakukan interaksi di tingkat tinggi.