(Taiwan, ROC) Sejak awal tahun, kantor perwakilan Taiwan di Jepang dan pihak berwenang Jepang telah mengadakan negosiasi awal sebanyak beberapa kali perihal masalah “wanita penghibur” Taiwan, tapi isu terlibat cukup merumitkan, termasuk masih harus ditanganinya penyelesaian isu yang sama antara Jepang dan Korea Selatan, maka negosiasi Taiwan-Jepang masih membutuhkan waktu.
Demikian diungkapkan Menteri Luar Negeri David Lin Yung-lo (林永樂) disela kehadirannya dalam upacara pelantikan pejabat diplomat baru di Kementrian Luar Negeri, Senin (11/1).
Menteri Lin mengatakan, “Kami harap bisa mengadopsi suatu cara pragmatis dan elastis dengan sikap profil rendah untuk melanjutkan dialok dalam waktu dekat, yang diharapkan bisa membuahkan kemajuan bagi penyelesaiannya.”
Menurut Lin, proses negosiasi masalah “wanita penghibur” antara Jepang dan Korea Selatan memakan waktu sekitar satu tahun delapan bulan. Inipun tidak mencakup banyak dialok resmi maupun non-resmi yang diselenggarakan sebelum perundingan dimulai, maka bisa diketahui bahwa “wanita penghibur” adalah masalah sangat merumitkan, dimana penyelesaiannya tidak mungkin dicapai hanya dengan membicarakannya saja.