(Taiwan, ROC) Jumlah tenaga kerja berusia 65 tahun ke atas telah mencapai 253.000 orang, dan mayoritas darinya bekerja di sektor pelayanan jasa, demikian berdasarkan statistik terbaru yang dirilis Direktorat Jenderal Bujet, Akuntansi dan Statistik (DGBAS).
Laporan tersebut menemukan, tenaga kerja total di Taiwan per November 2015 berjumlah 11,235 juta orang. Diantaranya, buruh berusia 65 tahun ke atas mendominasi 2,2%, lebih tinggi dua kali lipat lebih dibandingkan 1% yang dicatat sepanjang 30 tahun silam.
Menurutnya, sejumlah 31.000 dan 122.000 buruh berusia 65 tahun ke atas bekerja di sektor perindustrian dan pelayanan jasa, menunjukkan bahwa jumlah buruh berusia lanjut di sektor pelayanan jasa lebih banyak 1,8%.
Darinya, perusahaan perawatan kesehatan dan pelayanan pekerjaan sosial secara relatif mempekerjakan tenaga kerja berusia lanjut dengan jumlah paling banyak, setinggi 7,5% dihitung secara bersamaan.
Direktur departemen hubungan masyarakat di Bank Pekerjaan 1111 Henry Ho menganalisis, tingginya jumlah tenaga kerja manula di kedua sektor tersebut disebabkan lowongan kerja yang ditawarkan lebih sesuai bagi buruh berusia lanjut.
Ho juga mengemukakan sebuah faktor lain, yaitu syarat aplikasi pekerjaan yang lebih rendah di kedua industri tersebut.