Setelah pertemuan Wang – Zhang, sekarang ini yang menjadi perhatian dunia luar adalah pertemuan Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik dapat memberikan kontribusi pertemuan Ma dan Xi.Terhadap hal ini, legislator dari partai Uni Solidaritas Taiwan (TSU) hari ini tanggal 15 Februari mengajukan protes dan beranggapan saat ini isu lintas selat Taiwan bukanlah isu penting; sementara legislator partai DPP tidak mengajukan protes, tetapi menegaskan isu-isu berkaitan dengan identitas harus terlebih dulu lolos dari pengawasan kongress; legislator DPP beranggapan pertemuan Ma dan Xi dalam pertemuan APEC merupakan titik ikal balik untuk lebih saling mendalami antar kedua belah pihak, menghimbau pihak Daratan Tiongkok seaharusnya lebih memberikan perhatian.
Setelah berakhirnya pertemuan Wang – Zhang yaitu pertemuan Menteri Urusan Daratan Tiongkok, Wang Yu-chi dengan kepala Kantor Urusan Taiwan, Zhang Tze-cun, yang menjadi perhatian dunia luar adalah pertemuan dari tingkatan yang lebih tinggi lagi dan kemungkinan adanya pertemuan Ma - XI dalam pertemuan APEC.
Terhadap hal ini, legislator Partai Uni Solidaritas Taiwan (TSU). Lai Zhen-chang (賴振昌) menyampaikan, ia sangat menentang pertemuan Ma – Xi, karena saat ini yang menjadi isu penting adalah isu ekonomi bukan isu lintas selat Taiwan. Legislator partai DPP Li Cun-yi mengatakan, DPP tidak menentang pertemuan pejabat antar selat Taiwan, tetapi harus dibawah premis kesetaraan dan saling menguntungkan, Li juga menekankan, sebelum membahas pertemuan Ma – Xi, masyarakat harus mengetahui topik pembahasan dan memastikan status presiden Ma Ying-jeou dalam pertemuan ini, jika tidak ini sama saja pertemuan bohong “Ma – Xi”
Legislator partai berkuasa, partai Kuo Min Tang (KMT), Wu Yu-sheng menyampaikan, pertemuan APEC dapat mempermudah pertemuan Ma – Xi, merupakan kesempatan yang baik, untuk itu ia juga menghimbau Daratan Tiongkok untuk benar-benar mempertimbangkannya. Wu juga mengemukakan, apabila Daratan Tiongkok khawatir pertemuan Ma – Xi dalam pertemuan APEC akan mengangkat posisi Republik Tiongkok di kancah internasional, ia merasa Daratan Tiongkok terlalu sensitive, karena apabila menolak pertemuan, malah akan menambah kekuatan pertentangan dari dalam negeri. ia menambahkan, jika dalam pertemuan APEC tidak dapat melaksanakan pertemuan “Ma-Xi”, mungkin sudah tidak ada kesempatan bagi Ma Ying-jeou dalam masa jabatannya sebagai presiden untuk melakukan pertemuan lintas selat Taiwan.