(Taiwan-ROC) – 7 hari menjelang Pemilu, calon presiden partai Kuomintang (KMT), Eric Chu, pada hari minggu 9 Januari, bergerak menuju Keelung melakukan kampanye dan berharap dapat menambah dukungannya. Topik impor daging babi Amerika telah menjadi pusat perhatian dalam perdebatan pemilu kali ini. Terhadap pernyataan calon presiden partai DPP, Tsai Ing-wen yang menyatakan terlalu dini untuk membahas masalah impor daging babi, Eric Chu mengatakan, Tsai Ing-wen secara pribadi menyatakan akan membuka impor, ditambah pekan depan adalah hari pemilu, bagaimana mungkin terlalu dini? Dia berharap Tsai Ing-wen dapat menyampaikan dengan jelas pandangannya.
Tanggal 9 Januari adalah pekan emas menjelang pemilu. Calon presiden partai KMT, Eric Chu tanpa beristirahat, pagi hari ini bergerak menuju Keelung melakukan kampanye mendampingi calon anggota legislatif Hao Lung-ping (郝龍斌). Eric Chu secara pribadi memberikan sapaan kepada masyarakat sekitar dengan menggunakan microphone dan banyak masyarakat yang berdiri di pinggir jalan menanti arak-arakan Eric Chu mendekat. Ada masyarakat yang memberikan bunga ada juga yang memberikan bakpau dan bakcang dan mendoakan agar Eric Chu dapat terpilih.
Terhadap calon presiden partai DPP, Tsai Ing-wen yang mulai melakukan kampanye pada tanggal 9 dari Pingtung ke utara Taiwan, Eric Chu saat ditanya media mengatakan, dia telah mulai bergerak dari daerah Kaohsiung-Pingtung menuju ke utara sejak tanggal 4 dan telah berjalan selama 1 minggu mengelilingi Taiwan dan Tsai Ing-wen mungkin merasa lebih stabil sehingga baru mulai bergerak tanggal 9. Eric Chu menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk dapat memilih pada tanggal 16 dan pada tanggal 9 sore hari dapat membawa bendera atau atribut kenegaraan dan bergabung dalam pawai besar.
Dalam penutupan debat politik televisi calon presiden tanggal 8 malam, terlihat Eric Chu dan Tsai saling menyerang terkait topik impor daging babi Amerika. Eric Chu menyampaikan, Tsai Ing-wen secara pribadi menyatakan ingin membuka dan Kongres Amerika juga menyatakan kemungkinannya. Selain itu, pekan depan adalah hari pemilu, bagaimana mungkin terlalu dini? Dia berharap Tsai Ing-wen dapat menyampaikan dengan jelas pandangannya. Eric Chu mengatakan, “Saya rasa ini bukan seperti yang kami katakan, ini adalah pernyataan langsung dari Tsai Ing-wen, kemudian Kongres Amerika juga menyatakan adanya kemungkinan tersebut. Jadi saya berharap, Tsai Ing-wen dapat menyampaikan dengan jelas kepada seluruh masyarakat tentang pandangannya. Tentang terlalu dini, minggu depan sudah hari pemilu, bagaimana bisa disebut telalu dini?”
Eric Chu dalam gelombang iklan kampanye terbarunya juga menggambarkan apabila pemerintahan dipimpin partai DPP, akan membuka impor daging babi Amerika, secara bersamaan, masyarakat bahkan tidak akan berani makan nasi daging babi. Eric Chu menegaskan, ini bukan untuk menakut-nakuti, melainkan kenyataan terbesar yang harus dirasakan oleh masyarakat.
Selain itu, dalam debat politik televisi calon presiden tanggal 8, Eric Chu menyebutkan, partai DPP dan partai PFP selalu bergandengan tangan di masa lalu, banyak orang yang khawatir partai DPP dan partai PFP pasti bekerja sama di masa mendatang. Terhadap hal ini, Eric Chu juga menekankan, dia bukan membanding-bandingkan calon presiden partai PFP, James Soong, dia hanya menyampaikan kenyataannya. Dia memberi contoh, selama 4 tahun ini, partai PFP dan partai DPP telah melakukan 300 kali lebih kerjasama di Yuan Legislatif. Dia berharap partai PFP dapat lebih dekat dengan masyarakat dan bukan dengan partai PFP.