History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Penanggulangan Demam Berdarah, PM Mao Usulkan Referensi Pengalaman Internasional

  • 05 January, 2016
  • Editor
Penanggulangan Demam Berdarah, PM Mao Usulkan Referensi Pengalaman Internasional
Wabah Demam berdarah

(Taiwan, ROC) – Direktorat Perlindungan Lingkungan pada hari ini(5/1) mengelar seminar pembahasan strategi pencegahan demam berdarah, perdana menteri Mao Chih-kuo turut diundang untuk memberikan sambutan. Mao Chih-kuo mengatakan, di masa mendatang penanggulangan demam berdarah akan menjadi rutinitas, selain perlu membahas pengalaman yang dilakukan di masa lalu, juga mempertimbangkan penanganan yang dilakukan oleh negara lainnya agar aksi epidemi demam berdarah bisa terkontrol dengan efektif. 

  

Hari ini pada seminar pembahasan strategi pencegahan demam berdarah dihadiri lebih dari ratusan peserta merupakan pakar relevan dengan bidang kesehatan publik, perlindungan lingkungan dan hama, menjadi masukan untuk rencana pencegahan demam berdarah di masa mendatang.

  

Beberapa pakar mengatakan, pencegahan demam berdarah akan dijalankan berorientasi pada komunitas, dikarenakan demam berdarah menyebar di kota tempat kepadatan penduduk, maka perlu menggalakkan pendidikan kesehatan rumah tangga dan analisa data utama sistem pencegahan, memperkuat tim bertugas, sukarelawan dan partisipasi warga komunitas.

  

Dalam seminar kali ini secara khusus mengundang PM Mao Chih-kuo untuk memberikan sambutan. PM Mao Chih-kuo mengatakan, pada masa lalu Taiwan menghadapi epidemic demam berdarah serius, kasus penderita terbanyak mencapai 40.000, diantaranya Tainan dengan kondisi terparah. Dari pusat segera membentuk layanan terpadu bekerjasama dengan pemerintah setempat, memanfaatkan hasil pendataan jumlah kasus penderita, penanggulangan dimulai dari tempat rawan dengan demikian maka pemberantasan baru dapat berjalan dengan efektif.

  

PM Mao Chih-kuo beranggapan, di masa mendatang tindakan pencegahan demam berdarah akan menjadi rutinitas, memerlukan pakar dari instansi kesehatan publik, biro prakiraan cuaca, informasi dan epidemiologi ikut berpartisipasi, selain itu masih perlu mempertimbangkan pengalaman dari negara Singapura untuk merancang pelaksanaan penanggulangan epidemi Taiwan. PM Mao mengatakan: “dari contoh negara lainnya, ada yang mulai menerapkan, dan dapat dikatakan penerapan ini cukup efektif, apa yang harus kita lakukan untuk mengambil langkah pencegahan, sebelumnya melakukan pengontrolan menyeluruh pada tahap tertentu, jika dalam kondisi demikian masih terjadi dan timbul kasus penderita, bagaimana mereka mengatasinya, pengalaman demikian yang perlu kita pertimbangkan.”

  

Dalam seminar direktorat perlindungan lingkungan mengatakan, berkaitan dengan epidemic demam berdarah tahun lalu, semenjak hari ini telah dimulai tindakan penanggulangan demam berdarah, di mulai dari komunitas, pemerintah setempat dan pusat dari 3 bagian mulai dengan rencana menggerakkan tim kerja, warga setempat mulai membersihkan lingkungan dan rumah tangga agar area bebas pengembangbiakan nyamuk, memberikan sosialisasi dan pengawasan diharapkan dengan tindakan ini dapat efektif mencegah demam berdarah.

Komentar

Terbarumore