(Taiwan, ROC) Calon presiden partai berkuasa Kuomintang (KMT) Eric Chu Li-luan (朱立倫) hari Senin (4/1) meneruskan agenda perlawatan di daerah Pingtung, Taiwan selatan.
Perihal tidak adanya agenda perlawatan ke daerah dalam jadwal calon presiden Partai Progresif Demokratik (DPP) Tsai Ing-wen (蔡英文), Chu beranggapan, masalah paling besar yang dihadapi Tsai adalah dia menganggap angka dukungannya berdasarkan survei sudah sangat tinggi.
Chu Li-luan mengatakan, “Saya rasa masalah paling besar adalah Tsai telah meninggalkan sebuah tanda tanya besar buat rakyat. Memang, angka dukungannya sangat tinggi berdasarkan survei, mungkin dia menganggap dirinya pasti menang. Tapi bagi saya, kita tidak boleh takut kesulitan, tak perduli cuaca itu bagaimana, saya pasti akan bertahan sampai akhirnya.”
Chu juga menyesalkan janji Tsai kepada Amerika Serikat untuk membuka izin impor daging sapi Amerika Serikat yang menggunakan clenbuterol. Chu menegaskan, tanpa berdiskusi dulu dengan peternak sapi lokal, ini tampak jelas adalah suatu tindakan “kotak hitam.”