History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Akhir Kunjungan Wang Yu-chi Di Daratan Tiongkok, Kantor Urusan Taiwan : Adanya Kunjungan Berikutnya

  • 15 February, 2014
  • Editor

Menteri Urusan Daratan Tiongkok(MAC), Wang Yu-chi pagi hari ini(14) melanjutkan jadwal kunjungan terakhir di Daratan Tiongkok, menuju ke sekolah pelajar Taiwan di Shanghai. Setelah Wang Yu-chi mendengar masukan dari pihak sekolah, guru, wali dan murid, secara khusus berdiri dan membungkukkan badan sebagai tanda hormat dan terima kasih kepada mereka, Wang Yu-chi memberikan janji akan membawa masalah yang mereka sampaikan kembali ke Taiwan, berupaya untuk membantu permasalahan mereka.

Sekolah pelajar Taiwan di Shanghai bersama guru mengharapkan agar pemerintah dapat membantu menyelesaikan permasalahan mereka, yang terutama menyangkut tunjangan para guru yang tidak memadai, jumlah guru yang terbatas, dana santunan pendidikan yang relatif kurang, termasuk pembentukan cabang sekolah di wilayah Pudong,Shanghai. Sementara wali murid dan siswa mereka juga menanyakan persoalan sekembalinya ke Taiwan untuk melanjutkan studi perguruan tinggi dalam keadaan tidak berkompetitif, mereka berharap bisa mendapatkan sistem pelonggaran poin seperti yang diterima oleh siswa perantauan Tionghua dari negara lain, ataupun mendapatkan perlakuan khusus sama halnya untuk masyakarat suku aborijin yang lebih terjamin.

Setelah usai kunjungan di Shanghai, Wang Yu-chi pada pukul 13.00 naik pesawat kembali ke Taiwan, wakil ketua kantor urusan Taiwan, Chen Yuan-feng pada saat mengantar ke bandara menyampaikan ke Wang Yu-chi, adanya kunjungan berikutnya.  

Kunjungan delegasi Wang Yu-chi ke Daratan Tiongkok pada tanggal 11 hingga 14 ke Nanjing, Shanghai serta pembahasan bersama dengan ketua kantor urusan Taiwan, Zhang Zhijun mengenai pembentukan kantor perwakilan; Ia menjadi pejabat pemerintah Republik Tiongkok pertama setelah pembagian politik antar selat, melakukan kunjungan ke taman makam Sun Yat-sen dan menyatakan fakta keberadaan Republik Tiongkok dengan usia 103 tahun.

Komentar

Terbarumore