History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

COA : Tidak Akan Impor Daging Babi Ractopamine

  • 31 December, 2015
  • Editor
COA : Tidak Akan Impor Daging Babi Ractopamine
Chang Su-san

(Taiwan, ROC) – Berkaitan dengan isu impor daging babi yang mengandung Ractopamine dari Amerika Serikat kembali jadi topik perbincangan di dalam negeri, hal ini berkaitan dengan apakah Taiwan dapat ikut serta dalam Perjanjian Kemitraan Trans Pasifik (TPP).

Direktorat Jenderal Biro Karantina dan Inspeksi Hewan dan Tanaman (BAPHIQ), Dewan Pertanian, Chang Su-san (張淑賢) Rabu (31/12) ini menyampaikan, bukan hanya TPP, saat ini Perjanjian Perdagangan dan Investasi (TIFA) Taiwan-AS juga sedang dibicarakan, Amerika terus menekan Taiwan, berharap agar Taiwan setelah membuka ijin impor daging sapi yang mengandung Ractopamine juga membuka daging babi.

Ia menuturkan, daging babi adalah makanan utama masyarakat Taiwan, setiap tahun rata-rata menghabiskan 35 Kg/orang, sedangkan daging sapi hanya 4,5 Kg/orang. Kalau melihat standar internasional, negara pengkonsumsi daging babi yang besar melarang Ractopamine, seperti Uni Eropa, Daratan Tiongkok dan Rusia. Ia menegaskan, Taiwan juga melarang penggunaan Ractopamine di dalam negeri, melarang impor daging babi yang mengandung Ractopamine, sehingga Perlakuan Nasioal terhadap dalam dan luar negeri adalah sama.

Dirjen Chang menyampaikan : Kita juga mengimpor daging babi dari Amerika, bukannya tidak ada, hanya saja kami meminta daging babi yang ke Taiwan tidak boleh mengadung Ractopamine, kita juga tidak menggunakannya di dalam negeri, peternak kita juga menyatakan tidak menggunakanya, sehingga ini adalah Perlakuan Nasional, dalam dan luar negeri adalah sama.

Wakil Ketua Pusat WTO dan RTO, Insititut Penelitian Ekonomoi Chung-hua (CIER), Lee Chun-ce (李淳則) berpendapat, Taiwan harus sesegera mungkin membentuk tim khusus, dengan membuktikan secara Ilmiah baru bisa meyakinkan Amerika. Ia menilai, perdagangan dan kemiliteran Taiwan bergantung kepada AS, ini berbeda dengan Daratan Tiongkok dan Uni Eropa, sehingga Taiwan harus bisa memberikan alasan yang kuat kepada dunia dan AS.

Komentar

Terbarumore