History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Landasan Bandara Taoyuan Kembali Beroperasi Normal

  • 24 December, 2015
  • Editor
Landasan Bandara Taoyuan Kembali Beroperasi Normal
Landasan Bandara Taoyuan Kembali Beroperasi Normal

(Taiwan, ROC) – Landasan pacu utara di Bandara Internasional Taoyuan pada hari Kamis tanggal 24 Desember kembali beroperasi secara normal. Dengan demikian maka berakhir sudah 2 tahun masa suram yang terjadi selama ini, sehingga mulai saat ini dua landasan pacu dapat berfungsi secara baik kembali. Dalam upacara peresmian penggunaan landasan pacu tersebut, Presiden Ma Ying-jeou menyampaikan pada tahun ini Taiwan telah dikunjungi lebih dari 10 juta turis mancanegara, sehingga menempatkan Bandara Taoyuan pada urutan nomor satu untuk bandara terefisien sedunia. Hal ini juga merupakan kerja keras selama kurun waktu 7 tahun terakhir, dengan membuka jalur hubungan luar negeri dan program perdamaian antar selat.

Program konstruksi pembangunan landasan pacu utara Bandara Taoyuan, yang semula dijadwalkan baru akan rampung pada tanggal 8 Januari mendatang, diselesaikan setelah memakan waktu selama 294 hari dan menghabiskan dana sebesar NT$ 2,5 milyar. Dalam upacara peresmian tersebut, pesawat pertama yang menggunakan landasan pacu utara tersebut adalah pesawat dari maskapai penerbangan Chunghwa Airlines CI160 tujuan Incheon, Korea Selatan.

Selama 7 tahun terakhir, Taiwan telah menandatangani nota kesepahaman penerbangan dengan 25 negara dan kawasan, yang membuahkan 292 jalur penerbangan kargo dan penumpang, dengan total 134 titik penerbangan, yang meliputi 31 negara dan kawasan. Sebelum Ma menjabat sebagai presiden, penerbangan langsung antar selat hanya terbatas pada penerbangan carter musim liburan. Saat Ma menjabat sebagai presiden, penerbangan langsung antar selat yang semula berjumlah sebanyak 108 penerbangan setiap pekannya, meningkat menjadi 890 penerbangan, dan titik penerbangan yang ada di Daratan Tiongkok juga bertambah menjadi 61 titik. Perubahan yang signifikan ini disebabkan oleh program penerbangan langsung antar selat dan jumlah negara yang memberikan kemudahan bebas visa bagi Taiwan juga bertambah banyak.

Selain itu, sistim operasional yang berada di Bandara Taoyuan, untuk pertama kalinya mengungguli Hongkong, sehingga mampu menduduki peringkat pertama sebagai bandara terefisien di dunia.

Ma mengatakan, “Dalam hal ini saya memiliki perasaan yang sangat dalam, selama 7 tahun ini, geografis Taiwan tidak berubah, pegawai yang bekerja di Kementrian Perhubungan, instansi penerbangan lainnya juga tidak berubah, namun mengapa dapat mencapai perubahan yang sangat besar? Ini jelas merupakan salah satu bentuk reformasi kecil. Jelas semuanya karena program yang berbeda, dengan demikian maka visi negara juga telah berbeda. Kami mengusung program keterbukaan dalam hubungan luar negeri, perdamaian antara selat yang selama ini tidak dilakukan. Kita tinggalkan sikap penguncian negara, agar Taiwan dapat masuk ke dalam dunia internasional dan sebaliknya.”

Pada bulan Mei tahun depan, maskapai penerbangan Emirates Arab untuk pertama kalinya akan memulai penerbangan dengan pesawat jenis Airbus A380, tujuan Taoyuan-Dubai. Hal ini juga akan menjadi penerbangan pertama di Asia yang menggunakan pesawat jenis Airbus A380.

Komentar

Terbarumore