(Taiwan, ROC) Seminar Nasional ke 19 dan pemberian Hadiah Akademik ke 59 yang disponsori Kementrian Pendidikan digelar di Taipei, Senin (21/12). Presiden Ma Ying-jeou dan Perdana Menteri Mao Chih-kuo menghadiri acara masing-masing selaku pemberi pujian kepada tujuh pembicara seminar dan pemberi hadiah kepada 12 pemenang Hadiah Akademik.
Melalui kata sambutannya, Presiden Ma secara khusus menyenggol jasa Profesor Ji Yun(季昀) dan Profesor Ye Yong-xuan (葉永烜), yang sama-sama adalah pembicara Seminar Nasional yang terpilih untuk kedua kalinya atas hasil riset dan sumbangan masing-masing.
Berbicara tentang riset Profesor Ji Yun, Ma menekankan kembali kepentingan sumber energi dan berharap Taiwan bisa menemukan sumber energi paling ideal bagi dicapainya keseimbagan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan alam.
Presiden Ma Ying-jeou mengatakan, “Banyak orang bilang Taiwan hendaknya menghentikan penggunaan PLTN 1, 2 dan 3, dan kontruksi PLTN 4 tidak usah diteruskan. Kalau sungguh begini, akan sangat sulit bagi Taiwan untuk tidak melaksanakan restriksi listrik atau mempertahankan beaya listrik yang rasional, apalagi Taiwan adalah negara yang 98% sumber energinya bergantung pada impor dari negara lain. Untuk itu, bagi Taiwan untuk membangun jaringan listrik independen, kita harus menemukan kombinasi sumber listrik yang paling sesuai.”
Seminar Nasional dan pemberian Hadiah Akademik digelar setahun sekali. Kementrian Pendidikan menyediakan dana penghargaan sebesar NTD3 juta, diberikan secara bertahap dalam tiga tahun kepada pembicara Seminar Nasional; sementara pemenang Hadiah Akademik masing-masing akan memperoleh sertifikat penghargaan dan dana sebesar NTD600.000.