History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

PM Mao: Taiwan Tidak Seharusnya Absen dalam Keanggotaan TPP

  • 19 December, 2015
  • Editor
PM Mao: Taiwan Tidak Seharusnya Absen dalam Keanggotaan TPP
PM Mao: Taiwan Tidak Seharusnya Absen dalam Keanggotaan TPP

(Taiwan, ROC) – Guna turut serta menjaga stabilitas perdamaian dan hubungan ekonomi yang lebih erat di kawasan Asia Pasifik, dalam opini yang dimuat oleh media Singapura pada hari Jumat tanggal 18 Desember, Perdana Menteri Mao Chi-kuo menyampaikan Taiwan tidak boleh absen dalam pertemuan diskusi tahap ke dua yang dilangsungkan oleh Kemitraan Trans Pasifik atau TPP.

Media Singapura setempat, Lianhe Zaobao dan Today, pada hari yang sama memuat opini PM Mao yang menegaskan bahwa Taiwan tidak boleh absen dalam pertemuan diskusi TPP tahap ke dua mendatang.

Singapura yang merupakan salah satu negara anggota TPP, dan kesepakatan pembentukan TPP secara resmi telah diumumkan pada tanggal 5 Oktober lalu, PM Mao juga tidak lupa turut memberikan ucapan selamat kepada Singapura.

Dalam opininya disebutkan bahwa Taiwan adalah bagian penting dalam tatanan sistim perekonomian di kawasan Asia Pasifik, sehingga juga memainkan peran penting sebagai salah satu rantai produsen kawasan Asia Pasifik. Dalam menghadapi arus trendi pembentukan rantai perekonomian masing-masing kawasan, Taiwan juga ikut serta mempercepat pengembangan sistim menuju sistim perekonomian bebas. Selain itu juga ikut serta dalam forum APEC, bekerja sama dengan negara anggota APEC untuk membangun infrastruktur yang dibutuhkan oleh masing-masing kawasan. Semua usaha yang dilakukan oleh Taiwan juga telah dibuktikan kepada dunia.

Dalam kurun waktu 10 tahun terakhir, hubungan ekonomi Taiwan dengan negara-negara di kawasan Asia Pasifik telah mengalami peningkatan sebanyak dua kali lipat dibandingkan sebelumnya. Nilai perdagangan dengan 12 negara anggota TPP mencapai US$ 200 milyar, menjadikan indeks perekonomian Taiwan berada di posisi ke 27 dunia. Selain itu Taiwan juga memainkan peran penting sebagai produsen untuk industri teknologi dan investor bagi negara lain.

Mao menyebutkan Taiwan memiliki hubungan kerjasama dengan berbagai perusahaan berskala internasional yang menyuplai berbagai produk kebutuhan manusia. Selain itu semua negara anggota TPP juga menjadi target investasi Taiwan. Nilai impor Taiwan setiap tahunnya mencapai angka sebesar US$ 300 milyar, dan ini juga menjadi pasar sasaran negara anggota TPP sendiri, sehingga keabsenan Taiwan dalam TPP tentu akan memberikan pengaruh negatif dalam pasar produsen penyuplai di kawasan Asia Pasifik. 

Komentar

Terbarumore