(Taiwan, ROC) – pengujian dan kemasan semikonduktor Taiwan perusahaan ASE sebelumnya telah menghabiskan dana sebesar lebih dari 30 milyar dolar Taiwan untuk mendapatkan hampir 25% saham produk SPIL, setelah perusahaan grup Daratan Tiongkok Tsinghua mengajukan niatnya, maka perusahaan ASE juga menambah porsi saham, memutuskan dengan harga pasar tinggi membeli semua produk silicon, dengan nilai total mencapai lebih dari 160 milyar dolar Taiwan, jika transaksi ini berhasil maka kedepannya dalam beberapa tahun terakhir industri semi konduktor Taiwan menjadi buyer terbesar. Perusahaan ASE memiliki pabrik testing dan packaging terbesar di Taiwan, SPIL urutan ke-2, perusahaan ini membeli semua saham SPIL namun diragukan apakah di masa mendatang dianggap melanggar aturan persaingan yang adil.
Komisi pengawas persiangan usaha pada hari ini(15/12) mengemukakan, berdasarkan aturan persaingan sehat Taiwan, industri apapun pada saat akusisi dengan industri lainnya, dan mendapatkan total modal utama lebih dari sepertiga, baik secara langsung atau secara bertahap mendapat pengawasan dari pengurus bisnis maupun manajemen personalia, dari akusisi industri menyebabkan persentasi pangsa pasar mencapai sepertiga, maka perlu melaporkan kepada komisi pengawas persaingan usaha
Chiu, Yung-ho mengatakan : “jika dilihat adil-tidaknya, tetap berada di konsep yang adil, hukum anti trust merupakan suatu kata benda internasional, di posisi kita, akan melakukan pemeriksaan apakah manfaat ekonomi secara keseluruhan lebih besar dari batas tidak menguntungkan perekonomian, karena pembatasan persaingan akan menimbulkan kondisi yang tidak menguntungkan, kita perlu menguji kedua hal tersebut, melihat mana yang lebih memberatkan.”
Terlibatnya industri semikonduktor dalam pasar global, berdasarkan sumber yang ada, setelah perusahaan ASE dilengkapi dengan SPIL, maka pangsa pasar global akan mencapai 80%. FTC mencatat bahwa jika ASE menguasai sepenuhnya saham SPIL, maka dapat melibatkan kepentingan negara, diwajibkan perlu dilaporkan ke setiap negara; bahkan apakah ke negara lainnya akan ikut terlibat dalam pemeriksaan ini, perlu melihat aturan yang berlaku dari negara yang bersangkutan.