History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Perjanjian Perdagangan Komoditi, Menko : Diusahakan Terus Melaju

  • 09 December, 2015
  • Editor
Perjanjian Perdagangan Komoditi, Menko : Diusahakan Terus Melaju
Menteri Ekonomi John Chen-Chung Deng (鄧振中)

(Taiwan, ROC) – Yuan Legislatif pagi ini (9/12) menyelenggarakan dengar pendapat “Perjanjian Perdagangan Komoditi Antar Selat”. Menteri Ekonomi John Chen-Chung Deng (鄧振中) saat meneriwa wawancara menyampaikan, negosiasi terkait sudah dilakukan 12 kali, di akhir bulan Desember ini masih ada 1 kali lagi. Ia menyampaikan, karena dua pihak masih belum mencapai kesepakatan untuk beberapa kelonggaran, sehingga sulit untuk memprediksi perkembangan negosiasi ini.

Menko Deng menyampaikan : kami merencanakan pertemuan berikutnya adalah akhir bulan Desember, progresnya masih baik, namun intinya adalah apakah dua belah pihak bisa tercapai kesepakatan, sekarang masih belum dapat terlihat dengan jelas, karena kelonggaran yang kami minta kepada mereka masih belum sampai pada standar kami, sebaliknya permintaan mereka juga belum bisa kami penuhi, beberapa hal ini perlu ditindaklanjuti.

Menko Deng menuturkan, harapan awalnya adalah tercapai kesepakatan pada pertengahan tahun ini, namun melihat kondisi sekarang kelihatannya masih banyak hal yang harus dibicarakan, harus ditangani dengan sangat berhati-hati. Perbedaan pendapat kedua belah pihak masih besar, perlu diselesaikan satu per satu. Menko menyampaikan, rapat negosiasi perdagangan komoditi diusahakan terus melaju, namun ia tidak akan memberikan prediksi progresnya.

Berkaitan dengan ucapan Ketua ARATS Chen De-ming (陳德銘) bahwa Daratan Tiongkok telah membuka kebanyakan komoditi kepada Taiwan, namun Taiwan masih tertutup bagi Daratan Tiongkok. Menko menanggapi, untuk perbatasan yang diawasi memang tidak memberikan batasan kepada Taiwan, sebaliknya Taiwan, selain ada kesepakatan di tahap negosiasi, maka masih ada lebih dari 2 ribu jenis produk Daratan Tiongkok dilarang masuk. Namun, ia menuturkan, dari sistem Daratan Tiongkok yang berlaku, untuk produk yang masuk ke pelabuhan atau perbatasan sampai ke pasaran harus melalui prosedur pemeriksaan yang panjang, namun hal tidak dilakukan di Taiwan, sesaat produk keluar dari Bea Cukai sudah bisa langsung masuk ke pasaran, sehingga ada hambatan perdagangan di kedua belah pihak, yang jadi perhatian adalah bagaimana menghilangkan hambatan ini lewat negosiasi.

Komentar

Terbarumore