(Taiwan, ROC) – Hari ini (9/12) presiden Republik Tiongkok Ma Ying-jeou (馬英九) saat menerima kunjungan penerimaan “Penghargaan Model Pengusaha Republik Tiongkok Ke-38 dan Tionghoa Perantau Ke 24” mengangkat topik perkembangan ekonomi Taiwan beberapa tahun terakhir ini. Presiden menuturkan, dari beberapa angka yang ada, perfoma ekonomi Taiwan secara keseluruhan tidaklah buruk, kebanyakan orang sering meremehkannya. Namun beliau juga berpendapat masih ada banyak hal yang harus diperbaiki dan akan terus berupaya.
Kepala negara menyampaikan, selama beberapa tahun ini, gejolak ekonomi dunia cukup banyak, seperti Tsunami Moneter, Krisis Ekonomi Eropa sehingga memulihnya ekonomi global sangat lamban, makro ekonomi Taiwan juga terkena imbasnya.
Namun, Ma juga menyampaikan, semenjak beliau menjabat terus memperbaiki ekonomi dalam negeri, mendorong transformasi industri, sehingga dari angka-angka ekonomi yang ada, perfoma Taiwan tidaklah buruk, terkadang banyak orang terlalu meremehkannya.
Presiden menyampaikan : orang-orang sering bilang kalau lingkungan investasi kita kurang baik, kalangan industriawan juga mengeluh, kurang air, kurang listrik, sampai akhirnya kurang apa, kurang (tidak) bermoral, terlalu banyak protes. Tapi dimata orang luar, untuk hal ini kita tidaklah buruk, kita kadang-kadang terlalu meremehkannya, kadang bisa menjatuhkan kepercayaan masyarakat dalam negeri.
Namun presiden mengkui, kondisi ekonomi dari bulan Juli tahun ini tidaklah baik, laju pertumbuhan ekonomi tahun ini dikhawatirkan hanya “angka 1”. Kepala negara mengatakan, porsi ekspor mengambil 70% Produk Domestik Bruto, ingin menghindari dampak global adalah hal yang tidak mudah.
Beliau menegaskan, harga barang dalam negeri lebih rendah, namun karena itu sulit untuk menaikan gaji, untuk memperbaikinya harus merubah struktur industri, oleh karena itu pemerintah saat ini sedang mendorong program industri 4.0, dari ICT sampai ke pertanian, meningkatkan kemampuan produksi. Untuk lingkungan eksternal, menghadapi berlakunya FTA Daratan Tiongkok-Korea Selatan, Daratan Tiongkok-AS, Taiwan harus segera mengejarnya, hanya menuju ke arah yang benar, struktur baru bisa di perbaiki dan beliau akan terus berupaya.