History page of Radio Taiwan International (Rti)
close
RTISISegera unduh Aplikasi ini
Mulai
:::

Unjuk Rasa Buruh Migran 13 Desember, Tuntut Keadilan Merata

  • 09 December, 2015
  • Editor
Unjuk Rasa Buruh Migran 13 Desember, Tuntut Keadilan Merata
Unjuk Rasa Buruh Migran Asing

(Taiwan, ROC) – Tanggal 13 Desember 2015 mendatang sejumlah Buruh Migran Asing di Taiwan akan melakukan aksi unjuk rasa di depan istana presiden Republik Tiongkok, panitia hari ini (9/12) menyampaikan, permintaan aksi unjuk rasa ini adalah “Keadilan Merata”, parade akan berakhir tiba di depan markas besar kampanye calon presiden Tsai Ying-wen dari partai DPP untuk menyerahkan surat petisi.

Parade dua tahun sekali ini akan dimulai Minggu (13) di Kedagalan Boulevard kemudian melewati Stasiun Kereta Api Taipei lalu berakhir di markas kampanye Tsai Ying-wen. Penyelenggara memperkirakan sekitar 1.500 Buruh Migran Asing (BMA) akan turun ke jalan, termasuk dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Filipina, Indonesia, Vietnam dan Thailand begitupula dari kalangan perkumpulan pelajar serta LSM dalam negeri.

Pelaksana menuturkan, 90% masyarakat Taiwan yang membutuhkan perawatan jangka panjang ditanggung oleh keluarga, layanan dari pemerintah tidak sampai 10%. Karena pekerjaan merawat ini rata-rata 14 jam/hari, selama kurang lebih 10 tahun, sehingga beban fisik dan metal untuk jangka panjang cukup berat. Panitia menegaskan, yang dimaksud “Keadilan Merata” adalah selama masa perawatan, tidak ada orang yang dirugikan atau dieksploitasi, termasuk manusia lanjut usia yang dirawat, pasien disabilitas atau keluarga pasien, perawat asing rumah tangga atau panti jompo, petugas pelayanan rumah tangga dll harus mendapatkan keadilan yang merata, tidak ada orang yang boleh dieksploitasi, dirugikan atau dikorbankan.

Penyelenggara berpendapat, ketiga kandidat capres dan cawapres kali ini walau memasukan perawatan jangka panjang dimasukan kedalam janji politik, namun tetap pada hanya memberikan gambaran saja, termasuk rencana yang jelas, apakah membuka lembaga swasta ikut mengoperasikan perawatan jangka panjang, apakah perawatan jangka panjang dapat diserahkan kepada kebebasan pasar, apakah kuantitas layanan perawatan jangka panjang dari pemerintah apakah perlu ditingkatkan, semua hal ini masih kurang. Dihimbau agar pemerintah harus bertanggung jawab atas perawatan jangka panjan jangan sampai cerita pilu perawatan jangka panjang terulang kembali.

Komentar

Terbarumore