(Taiwan-ROC) – Kerjasama ekonomi dan perdagangan antara Taiwan dengan Filipina, menunjukkan perekembangan yang sangat mengesankan. Wakil Menteri Ekonomi, Cho Shi-chao (卓士昭), pada tanggal 4 Desember, mengatakan, keduabelah pihak telah membentuk tim kerjasama ekonomi Taiwan-Filipina (ECA) yang akan bertugas untuk merumuskan isi dari kerjasama ini. Artinya, apabila kerjasama ECA Taiwan-Filipina ditanda tangani, akan menjadi kemajuan besar bagi keduabelah pihak.
Pertemuan Kerjasama Ekonomi tingkat Menteri Taiwan-Filipina ke-21 yang berlangsung selama 2 hari sejak tanggal 3 Desember 2015, di Manila, Filipina, dipimpin bersama oleh Menteri Ekonomi John Chen-chung Deng (鄧振中), dan Sekretaris Kabinet, Rene Almendras. Dan dalam pertemuan ini, Menteri Ekonomi John Chen-chung Deng bersama dengan Wakil Menteri Perdagangan dan Industri Filipina, Adrian S. Cristobal, Jr. yang berlaku sebagai juru bicara.
Pada tahun sebelumnnya, telah ada hasil penelitian yang memungkinkan adanya kerjasama ECA Taiwan-Filipina. Namun dikarenakan proses pembicaraan dan perkembangan dari pemerintah keduabelah pihak terlalu lama sehingga baru dapat dilaksanakan saat ini. John Chen-chung Deng mengatakan, masih banyak hal-hal yang harus dibicarakan dan harus dibangun perlahan.
Saat ditanya oleh pihak media, Cho Shi-chao mengatakan, dikarenakan hasil penelitian dari masyarakat terkait kerjasama ECA Taiwan-Filipina telah selesai, oleh karena itu keduabelah pihak telah membentuk tim pembahasan ECA Taiwan-Filipina yang nantinya akan membahas lebih spesifik terutama hubungan antar kedua pemerintahan. Terkait kapan diumumkan hasil pembahasan tersebut, akan dibicarakan lebih lanjut dalam tim tersebut.
Terkait pembentukkan tim pembahasan ECA Taiwan-Filipina, Cho Shi-chao mengatakan, ini bertujuan untuk membahas tahap persiapan awal, terhadap kerjasama ECA Taiwan-Filipian, merupakan kemajuan yang sangat besar.
Selain mempercepat proses penandatangan kerjasama ECA Taiwan-Filipina, John Chen-chung Deng juga berharap, Filipina dapat memberikan dukungan kepada Taiwan untuk bergabung dalam Kejasama Ekonomi Regional (RCEP) dan ini mendapat respon postif dari pihak Filipina.
Selain itu, Filipina juga berinisiatif berbagi perihal usahanya dalam bergabung dengan dalam Kemitraan Trans Pasifik (TPP) putaran kedua.
Selain pembahasan kerjasama ECA Taiwan-Filipina, Menteri Ekonomi mengatakan, dalam pertemuan tersebut akan dibahas juga 4 topik yaitu promosi perdagangan dan investasi, fasilitas kemudahan perdagangan dan investasi, kerjasama ekonomi dan teknis, serta kerjasama ekonomi regional. Dalam pertemuan tersebut, akan ditandatangani 3 MOU, yaitu “MOU perluasan zona ekonomi eksklusif Look ng Subic dan zona pengolahan ekspor Taiwan”, 2 point tentang “MOU vendors e-commerce Taiwan”.