(Taiwan-ROC) – Dalam acara KTT Perubahan Iklim yang berlangsung di Paris, Perancis, perusahaan-perusahaan dari penjuru dunia berdatangan untuk menunjukkan produk yang dapat membantu manusia mengurangi karbon.Gogoro Taiwan yang juga ikut serta dalam acara tersebut, menunjukkan kepada dunia internasional pengalaman kesuksesannya dan hasil yang diperoleh.
Dalam Conference of Parties ke-21 (COP21) yang diselenggarakan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), pameran solusi cuaca (Solusions COP21) yang di adakan di Gran palais, menampilkan banyak produk termasuk makanan, pakaian, tempat tinggal maupun transportasi, dan Gogoro juga termasuk didalamnya.
Dalam pameran tersebut, menunjukkan 2 model dan 1 stasiun pengganti baterai. Setiap motor, disertakan dengan 2 buah baterai. Apabila ingin mengganti baterai, cukup dengan datang ke stasiun pengganti, dan dalam 6 detik sudah bisa kembali beroperasi
CEO Gogoro, Horace Luke, saat diwawancara mengatakan, sejak pertama dirilis pada musim panas hingga saat ini, sudah ada 2,500 motor yang beroperasi di jalan. Menduduki 95% kendaraan listrik untuk kota Taipei dan sudah terdapat 100 stasiun pengganti baterai diseluruh kota Taipei. Semoga dengan keberhasilan ini, dapat memberi contoh ramah lingkungan kepada kota-kota di dunia dan menjadi kemajuan bagi transportasi elektrik di Taiwan. Tidak hanya motor, namun menuju ke arah yang lebih baik, lebih pintar, lebih bersih dan lebih irit tenaga.
Dia mengatakan, jenis motor elektrik model terbaru, tidak kalah dengan motor 125c.c pada umumnya. Dengan penggantian baterai sekali, bisa mencapai jarak 100 kilometer. Tidak perlu khawatir bila berjalan cukup jauh sulit menemukan stasiun isi ulang, karena anda bisa mencari stasiu terdkat dengan telepon genggam. Hal ini sudah menjadi kemajuan besar disegala bidang.
Dalam rencana untuk masuk pasaran Eropa, direncanakan tahun depan Gogoro akan melakukan kerjasama dengan Belanda. Luke mengatakan, kota Amsterdam saat ini sedang mencari moda transportasi dalam kota yang ramah lingkungan. Penduduk setempat akan menggunakan sepeda untuk menempuh dalam jarak 5 kilometer, selebihnya akan mengendarai mobil yang mengakibatkan masalah kemacetan dan kesulitan parkir mobil. Pemerintah Amsterdam berharap masyarakatnya dapat menggunakan transportasi lain selain mobil untuk jarak 5-25 kilometer dan Gogoro dapat melakukan hal tersebut.
Luke mengatakan, kota seperti Paris yang mudah polusi dan macet serta tinggi permintaan akan energi, telah memiliki moda transportasi sendiri seperti sepeda Velib dan mobil Autolib. Namun masih kekurangan transportasi yang dapat menjangkau jarak diantara kedua tersebut, sehingga Gogoro akan mencari kesempatan untuk bekerjasama dengan pemerintah setempat.
Berdasarkan Le Figaro, media setempat, walikota Paris, Anne Hidalgo, pada perencanaan awal, telah dijanjikan termasuk motor listrik umum. Tahun ini, Cityscoot, telah mulai memasang 50 buah motor listrik sebagai rencana percobaan.