(Taiwan, ROC) – Presiden Republik Tiongkok (ROC) dengan latar belakang bendera ROC, terpampang dalam sebuah rubrik dalam majalah yang dikeluarkan oleh Komando Pasukan Amerika Serikat di Pasifik (USPACOM) dimana disampaikan AS yakin melalui kebijakan yang memberikan Taiwan rasa percaya diri telah mendukung perbaikan hubungan antar selat.
Majalah Asia Pacific Defense Forum itu dalam edisi catatan tahunan 2016 menampilkan foto Presiden Ma Ying-jeou dengan latar belakang bendera ROC dan dalam keterangan gambar menyebutkan “Presiden Taiwan”.
Juru Bicara USPACOM, Mayor Dave Eastburn kepada Kantor Berita di Taiwan (CNA) lewat surat elektronik menjelaskan, bahwa catatan tahunan itu menampilkan beberapa foto pilihan yang menunjukan situasi militer regional serta bagaimana jalinan kerjasama yang ada untuk mengantisipasi berbagai macam tantangan keamanan.
Dalam edisi catatan 2016 kali ini menampilkan aktivitas kedirgantaraan 17 negara dan wilayah termasuk Taiwan, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Filipina, India, Timor Timur, Indonesia, Singapura, Bangladesh, Nepal, Selandia Baru, Mongolia, Vietnam, Kamboja, Australia, Sri Lanka namun tidak termasuk Daratan Tiongkok dan Korea Utara.
Ia menyampaikan, merujuk kepada Undang-Undang Hubungan Taiwan, sehingga Amerika dapat terus memasok perlengkapan dan layanan militer terkait guna mempertahankan kemampuan pertahanan nasional.
Juru Bicara Kementerian Pertahanan (MND) David Lo (羅紹和) menyampaikan, walau tidak ada hubungan diplomatik antara ROC dengan AS namun sudah sejak lama kemitraan militer dua belah pihak cukup dalam, MND berharap dari landasan yang baik ini, AS tetap merujuk kepada UU Hubungan Taiwan dan 6 Komitmennya, memfasilitasi ROC meningkatkan pertahanan nasionalnya, bersama-sama menjaga stabilisasi keamanan wilayah Asia Pasifik.